Posts Tagged ‘action’

h1

Arn, The Knight Templar

November 25, 2009

Film ini dirilis terbatas di Indonesia, hanya di Blitz Megaplex dan kemudian dirilis dalam bentuk VCD/DVD oleh Jive Collection. Aku menontonnya dalam format VCD.

Film ini adalah sebuah film dengan latar perang salib, meskipun sebenarnya perang salib hanya memakan sepertiga bagian dari film ini, dan bukan merupakan bagian utama. Ceritanya adalah tentang putra seorang bangsawan Swedia, Arn Magnusson, yang karena sesuatu dan lain hal akhirnya terdampar di Jerusalem sebagai seorang Knight Templar, dan kemudian pulang kembali ke kampung halamannya setelah selamat dalam pembantaian di pertempuran Hattin. Ia sendiri diambil dari sebuah novel trilogi karangan Jan Guillou. Read the rest of this entry ?

h1

The Last Legion

November 2, 2009

lastlegionJarang ada sebuah film atau cerita yang mencoba membuat interpretasi ulang terhadap sebuah legenda. Film ini adalah salah satunya. Sayangnya penggarapannya tidak terlalu total sehingga menjadi serba tanggung.

Film ini mencoba menghubungkan kekaisaran Romawi dengan legenda Raja Arthur. Ia memulainya dengan tumbangnya kerajaan Romawi Barat oleh suku Goth, kisah pelarian kaisar terakhirnya sampai ke Inggris, dan bagaimana mereka akhirnya mereka meletakkan dasar bagi Arthur di Inggris. Read the rest of this entry ?

h1

Inglourious Basterd, Ingloriously Good!

October 28, 2009

inglouriousQuentin Tarantino kembali bikin gara-gara. Kali ini dengan film Inglourious Basterds, sebuah film dengan ejaan aneh, yang mirip dengan sebuah film yang dirilis tahun 1978 dengan judul Inglorious Bastard (dengan ejaan yang benar). Mungkin film ini adalah sebuah film dedikasi kepada film pendahulunya, tapi saya belum sempat mengeceknya.

Film ini sungguh unik. Di satu pihak kita disuguhkan oleh kehebatan sebuah pasukan paramiliter yang bergerak di bawah tanah secara gerilya. Namun di pihak lain, ia menyuguhkan sebuah film yang penuh dengan rencana yang gagal dan juga absurditas, tanpa jatuh menjadi sebuah film komedi. Di sinilah letak kejeniusan Quentin Tarantino sebagai penulis sekaligus sutradara film ini. Read the rest of this entry ?

h1

Hurt Locker, Bukan Film Perang Biasa

September 15, 2009

hurtlockerFilm ini bukan film perang biasa, mengikuti tradisi film Apocalypse Now dan Full Metal Jacket. Ia tidak meletakkan perang sebagai sebuah heroisme. Ia tidak menentukan tokoh secara hitam putih, mana penjahat dan mana jagoan. Ia bahkan tidak memberikan sebuah jalan cerita, melainkan hanya beralih dari satu penjinakan bom ke penjinakan bom lainnya.

Tapi justru itulah yang ditawarkan film ini, sebuah keseharian dari para penjinak bom, yang menghitung hari, yaitu 40 hari sebelum bisa beristirahat dan dirotasi ke tempat lain. Sebuah hidup menghitung hari, yang selalu bergulat dengan maut, yang bisa menjemput setiap saat. Read the rest of this entry ?

h1

District 9

August 31, 2009

district9Film ini cukup mengundang dengan memasang nama Peter Jackson, walaupun hanya sebagai produser. Trailernya pun cukup mengundang, dengan gaya mockumentary. Tampilan Tapi apakah filmnya benar sebagus itu?

Film ini dibuat dengan gaya dokumenter dengan sudut pandang seorang tokoh bernama Wikus van de Merwe, seorang pekerja badan MNU, semacam badan pengelola refugee alien gitu. Alien digambarkan tiba2 sudah ada dibumi tanpa prolog. Bagi beberapa penonton mungkin ini mengganggu, tapi buatku itu sah2 saja mengingat bukan itu yang menjadi fokus cerita melainkan bagaimana manusia bisa menerima kedatangan makhluk asing di hadapan mereka. Read the rest of this entry ?

h1

Merah Putih, Film Perang tanpa Nasionalisme

August 17, 2009

merahputihAku benar2 mendambakan sebuah film perang pengobar nasionalisme, di tengah dirobeknya Indonesia oleh terorisme. Aku benar2 mendambakan sebuah film perang pengobar nasionalisme, di tengah komersialisasi film nasional. Aku benar2 mendambakan sebuah film perang pengobar nasionalisme, di tengah trend haru biru film islami romantis. Aku benar2 mendambakan sebuah film perang pengobar nasionalisme, di tengah film setan dan penebar syahwat tanpa otak. Dan semua harapan itu aku tumpukkan pada film ini, MERAH PUTIH. Mungkin harapanku terlalu besar dan aku kecewa.

Harapanku, dengan budget yang katanya 60 milyar, dan kru dari negeri paman Sam, paling tidak film ini bisa menyamai film seperti Tjoet Nja’ Dhien, atau November 1828. Semua itu jauh panggang dari api. Film ini dengan semua kemewahan budget dan teknologinya, sekedar menjadi film perang murahan dengan budget B-movie.

Read the rest of this entry ?

h1

GI Joe, yang mana namanya Joe?

August 14, 2009

gijoeSatu lagi film porno-aksi beredar (buat yang bingung kenapa film seperti ini dinamakan porno-aksi lihat posting ini). Ia menjual semua visual efek dengan cerita pas-pasan.

Film ini seperti halnya Transformer juga berasal dari mainan. Kali ini mainannya adalah tentara2an dengan otot berlebih dan segala peralatan canggih. Jangan dilihat logika ceritanya, karena memang pasti tidak masuk akal. Bagaimana mungkin di tengah teknologi modern yang kita kenal sekarang, ada teknologi ultramodern yang jauh melampaui alat militer tercanggih pun.

Untungnya film ini tidak menjual cerita yang melambung terlalu tinggi, sehingga jatuhnya semakin gedebum bunyinya. Ia cukup puas dengan cerita teroris yang mau menguasai dunia, tidak seperti Transformer yang ingin menyelamatkan tata surya dari robot yang mau meledakkan matahari! Read the rest of this entry ?

h1

Public Enemies

July 28, 2009

publicenemiesAda dua nama Michael dalam dunia penyutradaan film action Hollywood. Yang pertama adalah Michael Bay, dan yang kedua adalah Michael Mann. Yang pertama terkenal dengan film2 aksi dengan visual effect yang memanjakan mata tanpa memperhatikan cerita, sehingga mendapatkan julukan action porn (film porno kan orang gak lihat ceritanya kan, yang penting action-nya, bener gak).

(sekedar catatan, ada satu sutradara lagi yang sering buat film porno, yaitu Roland Emmerich dengan disaster porn-nya).

Michael Mann, kali ini menyuguhkan action realistis dengan latar belakang Chicago tahun 1930-an, golden era-nya kejahatan di Amerika, karena kejahatan tidak bisa dikejar lintas perbatasan. Cerita ini juga dilatari awal berdirinya FBI yang dikepalai Edgar J. Hoover, yang mengubah sistem hukum pemberantasan kejahatan Amerika. Di tengah semua kisah ini, berdiri John Dillinger, penjahat yang paling ditakuti di Amerika di masa itu, yang dikenal sebagai Public Enemy #1, namun ia juga dilihat sebagai Robin Hood, karena mengembalikan uang nasabah dari bank yang dirampoknya. Read the rest of this entry ?

h1

Transformers 2, The Fall of Michael Bay

June 30, 2009

transformersBioskop Jakarta benar2 tersihir oleh Transformers. Ketika saya mau nonton di f-X, empat studio semuanya memutar Transformer 2, dipenuhi dengan anak2 SMP yang banyak ketawa ketiwi bahkan ketika adegan tidak ada yang lucu.

Sebenarnya aku juga tidak terlalu banyak berharap dengan film ini, terutama karena ada nama Michael Bay di kursi sutradaranya. Ia adalah orang yang membuat film yang menurutku salah satu film paling buruk sepanjang masa yaitu Pearl Harbor. Namun karena Transformer pertama yang cukup baik, aku berharap mungkin kali ini Michael Bay juga lumayan. Dugaanku salah, film ini buruk, meskipun mungkin masih tidak seburuk Pearl Harbor yang super panjang itu. Read the rest of this entry ?

h1

Wolverine, Awal X-Men yang gagal

May 1, 2009

wolverineWolverine, film ini diniatkan untuk me-reboot serial X-Men, seperti tendensi yang sedang ada di Hollywood (Batman Begins misalnya). Jika Batman berhasil, Wolverine gagal… Di satu pihak ia ingin menggambarkan Wolverine secara psikologis, namun dipihak lain ingin mempertahankan action khas superhero. Dengan skrip yang pas-pasan, jadilah sebuah film yang kosong.

Sebagai sebuah film hiburan, ia tidak gagal sebetulnya. Actionnya cukup menghibur dan secara visual juga mantap. Tapi ceritanya begitu klise sehingga mengurangi kenikmatan penonton yang berharap lebih. Read the rest of this entry ?