Archive for the ‘Festival’ Category

h1

Bahwa Cinta itu Ada (Gading-Gading Ganesha), Sebuah Egoisme Sudjiwo Tedjo

September 21, 2010

Untung aku tidak menonton film ini di bioskop, kalau tidak mungkin aku sudah nyumpah2. Film ini adalah salah satu film Indonesia terburuk yang pernah kutonton. Kalau aku nonton film picisan seperti Pocong Malam Jumat, Pocong Hamil, atau Pocong Beranak, mungkin aku gak nyumpah2 karena sudah bisa mengharapkan apa yang akan kutonton, namun film ini dengan membawa nama besar Ikatan Alumni ITB sebagai sponsor plus nama besar Sudjiwo Tedjo, film ini benar-benar mengecewakan.

Film ini diawali dengan mengecewakan dengan adegan enam mahasiswa yang sedang mendaftar sebagai mahasiswa baru di kampus gajah (ITB). Tapi gaya mereka lebih seperti suasana sebuah SMA gaul ketimbang sebuah kampus yang isinya sebagian besar adalah gig. Entah mengapa sang sutradara menggambarkan situasi kampus ITB menjadi sebuah kampus gaul. Read the rest of this entry ?

Advertisements
h1

A Dream for Kabul

December 9, 2009

Film ini adalah film pertama yang kutonton di Jiffest 2009 kali ini. Seperti biasanya aku maniak film dokumenter dan ini adalah salah satu film yang kusasar.

Film ini disutradarai oleh seorang Kanada Philippe Baylaucq, dan juga dibiayai oleh pemerintah Kanada lewat National Film Board. Sang sutradara selama beberapa tahun mengikuti kegiatan seorang pemimpi dari Jepang bernama Haruhiro Shiratori, yang ingin mewujudkan impiannya di Kabul, salah satu tempat yang paling berbahaya di dunia. Read the rest of this entry ?

h1

Jiffest 2009

November 26, 2009

Jiffest 2009 akhirnya datang juga.  Entah mengapa kok kurang terasa gegap gempitanya yah. Mungkin karena Jiffest kali ini cuma diselenggarakan di satu venue yaitu Blitz Megaplex Grand Indonesia. Kali ini dimulai tanggal 4 Desember dan berakhir tanggal 12 Desember. Lengkapnya lihat saja di websitenya http://jiffest.org

Festival kali ini akan dibuka dengan film terbarunya Riri Riza – Sang Pemimpi yang diambil dari tetraloginya Andrea Hirata, cuma ini untuk invitation only. Festival ditutup dengan New York I Love yang (sayangnya) juga invitation only.

Festival juga dimeriahkan oleh film2 Indonesia yang dirilis tahun ini dan bisa ditonton secara gratis! Beberapa film Indonesia yang layak dapat sorotan adalah Under the Tree, Pintu Terlarang, Jermal, Garuda di Dadaku, 3 Doa 3 Cinta dan Cin(t)a. Read the rest of this entry ?

h1

Festival Bango Datang Lagi!

May 20, 2009

bango2009Bagi yang hobi makan2, Festival Bango 2009 telah tiba. Acaranya akan diadakan di tempat seperti biasa, Plasa Selatan Gelora Bung Karno, Senayan, Sabtu 23 Mei pukul 12:00-22:00 dan Minggu 24 Mei 9:00-18:00.

Sedikit tips mengingat pengalaman di Festival Bango tahun lalu:

1. Bawa kursi sendiri, kursi lipat kayak yang biasa dijual di stasiun2 kereta api Jabotabek, mengingat hampir pasti tempat duduk yang disediakan tidak akan cukup.

2. Bawa alat makan sendiri, bila perlu bawa rantang sendiri. Tempat makan dan sendok yang disediakan gak asik; tempat makan dari stereofoam, dan sendok plastik, kebayang kan makan daging alot pake sendok plastik dan piring stereofoam yang mleot2. Ada baiknya juga bawa tissue basah buat ngelap alat makan. Read the rest of this entry ?

h1

Java Jazz 2009, serasa nonton konser rock

March 10, 2009

javajazz2009Java Jazz 2009 sudah berlalu dengan sukses (untuk panitianya). Soalnya dengar2 tidak kurang dari 80000 tiket terjual. Dengan asumsi harga tiket termurah alias 250000 rupiah, hitung sendiri berapa pendapatan dari penyelenggara. Itu belum termasuk tiket untuk special show dan pendapatan dari pihak sponsor. Jadi kali ini panitia penyelenggara menangguk untuk besar sekali.

Untuk penonton bagaimana? Terus terang mixed feeling. Untuk itu akan saya bagi dalam beberapa kategori.

Line up artis

Line up artis terus terang asik, walaupun ada bagian yang saya harapkan ada, tidak muncul, misalnya Latin Jazz. Memang ada Ivan Linz dan Pascal Moreiles yang mewakili Brasil, tapi yang dari Cuba gak ada. Jadi kali ini agak kehilangan jazz yang penuh perkusi dan gitar spanyol. Read the rest of this entry ?

h1

And the Oscar goes to… Slumdog Millionaire

February 23, 2009

oscarAkhirnya Oscar tahun ini memberikan kehormatannya pada Slumdog Millionaire. Ini memang tidak mengejutkan, mengingat film ini sudah menyabet Golden Globe sebelumnya.

Yang paling berbahagia pada perayaan ini selain Danny Boyle, sang sutradara Slumdog yang juga menyabet Oscar mungkin adalah AR Rahman, yang menyabet DUA Oscar untuk lagu terbaik dan penata musik terbaik. Slumdog kehilangan Oscar di Sound Editing, yang jatuh ke Dark Knight, dan Kostum yang jatuh ke The Duchess. Total ia meraih 8 Oscar dari 10 nominasi. Not bad at all! Benjamin Button walaupun meraih lebih banyak nominasi hanya meraup 2 Oscar untuk Visual Effect dan Tata Artistik. Read the rest of this entry ?

h1

Java Jazz 2009 is Coming

January 23, 2009

javajazz2009Even tahunan jazz datang lagi, JAVA JAZZ FESTIVAL 2009, yang akan dilangsungkan di JHCC tanggal 6,7,8 Maret 2009.

Kali ini line up-nya meliputi beberapa nama yang sudah dikenal para penggemar jazz seperti Harvey Mason, Laura Fygi, New York Voices, Swing Out Sisters, dan Peabo Bryson.

Kali ini musik tiup juga mendapat perhatian dengan datangnya artis seperti Tom Scott, Eric Darius, Everette Harp dan Dave Valentin.

Tak ketinggalan line up gitar seperti Chielli Minucci, dan Mike Stern.

Brian McKnight juga akan datang untuk memuaskan mereka yang suka soul dan R&B. Read the rest of this entry ?

h1

Golden Globe Update

January 12, 2009

golden_globeDari hasil Golden Globe, ada beberapa film pemenang yang layak mendapat perhatian dan menjadi list untuk film tontonan ke depan (sayang sebagian besar tidak masuk bioskop Indonesia, jadi cari bajakan lah!)

1. Slumdog Millionaire, kisah seorang anak miskin di Mumbai India yang berhasil memenangkan 1 Milyar dalam kuis Who Wants to be a Millionaire versi India. (Film drama terbaik)

2. Mini Seri “John Adams“, kisah salah satu founding fathers Amerika sekaligus presiden keduanya, sebuah film tentang 50 tahun pertama kemerdekaan Amerika. Sebuah miniseri yang layak ditonton kalau anda adalah seorang penikmat film sejarah. (Miniseri televisi terbaik)

3. Happy-Go-Lucky, kisah hidup optimis seorang guru bernama Poppu yang menginfeksi semua orang di sekitarnya, yang diperankan dengan baik oleh Sally Hawkins. (Pemeran Wanita Terbaik – Komedi Musikal)

4. The Reader, sebuah drama paska Perang Dunia II, tentang seorang mantan penjaga kamp konsentrasi yang disidang, yang diperankan oleh Kate Winslet, yang kali ini memboyong 2 award. (Pemeran Wanita Pembantu terbaik – Drama)

5. Revolutionary Road, drama keluarga tahun 50-an, dengan segala suka duka, yang juga menyumbang award untuk Kate Winslet.

Beberapa film yang dinominasikan dan juga layak ditonton adalah:

6. The Curious Case of Benjamin Button

7. Frost/Nixon

8. Burnt After Reading

9. Vicky Cristina Barcelona (Film Komedi Musikal Terbaik)

10. In Bruges

h1

Laporan dari Festival Jajanan Bango 2008

August 11, 2008

Festival Jajanan baru saja berlangsung di plaza selatan Senayan, jum’at dan sabtu kemaren. Mulanya saya ingin menyambanginya hari jumat sore sekalian mencoba peruntungan untuk mendapatkan jatah kambing guling gratis sebanyak 80 ekor (yang katanya masuk MURI, yang makin lama makin gak jelas kriteria rekornya, kalau bisa satu orang ngabisin 80 ekor kambing guling mestinya baru layak masuk rekor). Tapi akhirnya saya baru sempat datang keesokan harinya, itu pun udah agak malam.

Pertama masuk ke lokasi, kesannya rame banget. Untung di pintu masuk udah ada tenda informasi yang memberikan denah tenda, dan berbekal berburu di website, saya sudah tahu stan mana yang mau saya tuju: gabus pucung dan beautika (masakan menado). Begitu menuju stan gabus pucung, saya langsung kecewa karena gabus pucungnya habis. Langsung saya menuju stan berikutnya, beautika. Sayangnya stannya tidak seperti yang saya bayangkan, menunya tidak selengkap rumah makan menado yang saya bayangkan (mana mahal banget lagi, cuma secuil tumis bunga pepaya dan abon cakalang seharga 25 ribu!). Tapi ya sudahlah keburu laper dan melihat antrian tempe mendoan di sebelah yang panjang buaannget bikin ilang selera, akhirnya beli juga. Read the rest of this entry ?