h1

Bahwa Cinta itu Ada (Gading-Gading Ganesha), Sebuah Egoisme Sudjiwo Tedjo

September 21, 2010

Untung aku tidak menonton film ini di bioskop, kalau tidak mungkin aku sudah nyumpah2. Film ini adalah salah satu film Indonesia terburuk yang pernah kutonton. Kalau aku nonton film picisan seperti Pocong Malam Jumat, Pocong Hamil, atau Pocong Beranak, mungkin aku gak nyumpah2 karena sudah bisa mengharapkan apa yang akan kutonton, namun film ini dengan membawa nama besar Ikatan Alumni ITB sebagai sponsor plus nama besar Sudjiwo Tedjo, film ini benar-benar mengecewakan.

Film ini diawali dengan mengecewakan dengan adegan enam mahasiswa yang sedang mendaftar sebagai mahasiswa baru di kampus gajah (ITB). Tapi gaya mereka lebih seperti suasana sebuah SMA gaul ketimbang sebuah kampus yang isinya sebagian besar adalah gig. Entah mengapa sang sutradara menggambarkan situasi kampus ITB menjadi sebuah kampus gaul.

Selanjutnya lebih mengecewakan lagi. Selain semua tokohnya digambarkan tidak jelas kuliahnya di jurusan apa (ya, itu penting, karena jurusan berbeda memiliki karakter mahasiswa yang berbeda, anak mesin beda jauh kelakuannya dengan anak farmasi). Suasana kampus dan kota Bandung juga tidak berhasil menangkap aura delapan puluhan, malah lebih terlihat seperti Bandung masa kini yang trendi. Setting kacau, properti apa lagi. Kesimpulan, parah….

Akting juga tidak membantu, entah karena skripnya emang lemah, atau sutradaranya gagal mengarahkan. Padahal beberapa di antaranya cukup mumpuni. Bahkan penampilan Ariyo Wahab jauh lebih bagus sewaktu ia main film King dibandingkan dengan film ini. Sisanya menyedihkan. Seperti akting artis sinetron saja. Menyisakan akting aktor-aktris senior yang dapat sepenggal adegan sebagai penggembira saja yang bisa dipuji, Slamet Raharjo dan Niniek L. Karim.

Karakter yang dibangun juga benar2 lemah, sama sekali tidak menggambarkan mahasiswa, apalagi mahasiswa ITB. Masih mendingin film Jomblo yang menggambarkan lucu2an gaya hidup mahasiswa. Jadi penasaran mahasiswa mana yang disurvei Sudjiwo Tedjo sewaktu untuk film ini. Eh, bukankah ia sendiri pernah kuliah di kampus gajah ini?

Jelas, film ini adalah pemuasan egonya Sudjiwo Tedjo. Themesong-nya adalah ciptaan Sudjiwo Tedjo, padahal gak nyambung dengan isi film. Gayanya juga gaya ndalang njawani padahal gak nyambung juga. Padahal film ini bukanlah sebuah film yang membawa kultur jawa. Bahkan adegan terakhir yang menggambarkan Sawah Lunto yang nota bene di Sumatra pun baunya jadi Jawa. Begitu pula dengan peranan tokoh2 pemain dalam scene terakhir yang lebih seperti seorang event organizer ketimbang pimpinan proyek.

Sebagai penutup, kalau ingin melihat karya anak ITB lebih baik mencermati karya Joko Anwar (Janji Joni, Kala, dan Pintu Terlarang) atau Sammaria Simandjuntak (Cin(T)a), jangan lihat Sudjiwo Tedjo.

NB: Ternyata film ini disponsori oleh Bakrie juga yang terlihat pada dua scene yang ngeshoot dengan jelas logo Bakrie Land dan Bumi Resource, padahal gak nyambung ama isi cerita. Film ini lebih terasa bau Bakrienya ketimbang ITB-nya.

Film: 1/5

Sutradara: 1/5

Akting: 2/5

Skrip: 1/5

3 comments

  1. Hwaduh…. dapet 1/5? parah amat On? Ntar kucari di youtube lah, mumpung gratisan.

    Eh Sudjiwo Tedjo khan alumni Ludruk ITB, bukan lulusan kampus ITB!😆
    Karena itu, mendingan Tedjo bikin ludruk aja di shoot jadi film. Dari pada bikin film langsung jadi:mrgreen:

    NB. Ntar aku cari yg Hello Stranger deh. kayaknya menjanjikan.


    • ya..ya… cuma aku keselnya film ini itu dipromosikan habis lewat ikatan alumni. kan malu-maluin an… dikira orang ITB bego gak bisa bikin film


  2. Barusan nonton.
    Ada pesan sponsor dari kampus gajah: Jangan jadi aktivis apalagi suka demonstrasi, nanti di D.O. lho😆



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: