h1

Arn, The Knight Templar

November 25, 2009

Film ini dirilis terbatas di Indonesia, hanya di Blitz Megaplex dan kemudian dirilis dalam bentuk VCD/DVD oleh Jive Collection. Aku menontonnya dalam format VCD.

Film ini adalah sebuah film dengan latar perang salib, meskipun sebenarnya perang salib hanya memakan sepertiga bagian dari film ini, dan bukan merupakan bagian utama. Ceritanya adalah tentang putra seorang bangsawan Swedia, Arn Magnusson, yang karena sesuatu dan lain hal akhirnya terdampar di Jerusalem sebagai seorang Knight Templar, dan kemudian pulang kembali ke kampung halamannya setelah selamat dalam pembantaian di pertempuran Hattin. Ia sendiri diambil dari sebuah novel trilogi karangan Jan Guillou.

Terlihat sekali bahwa plot film ini berjalan terlalu cepat, karena memaksakan sebuah trilogi ke dalam sebuah film yang hanya berdurasi dua jam. Kekayaan plot yang ada di dalam novelnya tidak bisa diserap seluruhnya oleh film ini. Meskipun demikian secara garis besar, film ini bisa menampilkan paling tidak unsur2 utama di dalam cerita, meskipun dengan kehilangan banyak nuansa dan detil cerita. Garis2 besar ceritanya bisa dilihat di sini.

Penggambaran Perang Salib juga cukup lumayan dan simpatik, terutama dalam penggambaran terhadap Saladin. Ia bisa menunjukkan bagaimana seharusnya pertempuran dilakukan oleh dua orang satria.

Bagian utama dari plot film ini adalah perseteruan antara dua klan di dalam kerajaan Swedia. Bagian inilah sebenarnya yang paling menarik karena di dalamnya terdapat intrik politik, agama, dan cinta. Namun lagi2 dua jam tidak akan cukup untuk mencakup semuanya.

Untuk sebuah film kolosal, film ini memenuhi standar, lagi pula kekuatan film ini adalah di dalam ceritanya, bukan dalam aksi peperangannya. Aktingnya lumayan, dan tidak bisa dikategorikan luarbiasa.

Kiranya akan lebih baik kalau film ini dibuat sebuah trilogi, namun mungkin hambatannya adalah biaya, mengingat film ini bukanlah sebuah film mainstream, yang hanya menceritakan tentang sebuah kerajaan yang tidak terlalu berpengaruh kecuali bagi orang Swedia. Patut disayangkan.

Film: 3.5/5

Akting: 3/5

Cerita: 3.5/5

Sutradara: 3.5/5

2 comments

  1. kalo boleh saya kasi masukan, ceritakan dulu synopsisnya baru ulasan anda.. hehe..😀



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: