h1

Up, Pixar has done it again!

August 5, 2009

upPixar menjadi satu2nya studio yang menjadi jaminan mutu. Setelah Incredibles, praktis semua film yang ia keluarkan adalah film yang luarbiasa (tanpa merendahkan film sebelum Incredibles). Setelah WALL-E, kita mengira Pixar telah kehabisan ide, tetapi ternyata ia muncul lagi dengan ide yang tidak kalah brilian.

UP adalah sebuah film yang benar2 untuk semua umur. Di dalam film ini, emosi penonton yang sudah dewasa dipuaskan, dan kelucuan khas anak2 pun dipuaskan. Ia benar2 adalah sebuah tontonan keluarga yang sempurna.

Pixar juga konsisten dengan cerita, tidak seperti tren Hollywood yang lebih mementingkan efek visual atau suara. Meskipun film unggul secara grafis dan juga disajikan dalam pilihan format 3D, ia tidak melupakan faktor cerita.

Pixar jago sekali memainkan bahasa gambar tanpa dialog. Keunggulan ini yang diperlihatkan pada setengah jam pertama film WALL-E ditunjukkan kembali pada UP di awal petualangan sang kakek tua.

Sang sutradara dan bagian editing juga pandai sekali memainkan durasi dan plot cerita. Cerita 90 menit berlalu dengan mulus tanpa terasa ada momen yang mulur atau dipanjang2in, khas Hollywood sekarang yang bikin kesel penonton. Tempo benar2 tidak hilang, ditambah dengan alunan musik yang membawa masuk ke dalam cerita.

Kelucuan dan kepolosan anak2 yang diwakili tokoh Russel juga membuat film ini begitu polos dan lucu. Siapa pun akan jatuh cinta pada tokoh ini dengan segala keluguannya.

Dan seperti biasa Pixar tidak lupa untuk menyisipkan kritik terhadap budaya modern, seperti pada film2 sebelumnya. Kali ini sasaran kritiknya adalah pramuka. Pramuka jaman sekarang sudah berbeda pramuka jaman dulu. Dulu pramuka benar2 hidup di alam, sekarang mereka hanya belajar teori yang berkemah di dalam ruangan! Begitu terjun ke alam liar, mereka tidak bias apa2. Coba lihat jambore pramuka di Cibubur. Sekarang mereka hanya tinggal di kemah saja, dan kalau mau makan tinggal ke stan KFC yang buka di sebelah. Pulang juga boleh, dan besok pagi ke kemah lagi…

Pixar memang luar biasa, studio mana coba yang bisa menjadikan seorang kakek dan anak pramuka menjadi jagoan sebuah film cerita?

Film: 4.5/5

Cerita: 4.5/5

Sutradara: 5/5

Musik: 4.5/5

4 comments

  1. Bagus sih. Cuma gua masih lebih suka Finding Nemo dan Wall-E.😀


  2. kalo aku bilang,, ini pilm animasi paket komplit.. gak cuman ketawa mulu,, tapi juga dikasih scene yang bikin penonton gregetan,, deg2an,, plus terharu juga.. huehehee,,,

    seandainya di Jogja ada versi 3D nya,, pasti lebih mantab.. huhu..

    udah nonton 2x,, tetep pengen nonton lagi..!!😀

    yah. emang bisa ditonton berkali2. istriku aja udah ngajak mau nonton lagi….


  3. betul range penontonnya bisa dinikmati juga sama orang dewasa.. salam



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: