h1

Public Enemies

July 28, 2009

publicenemiesAda dua nama Michael dalam dunia penyutradaan film action Hollywood. Yang pertama adalah Michael Bay, dan yang kedua adalah Michael Mann. Yang pertama terkenal dengan film2 aksi dengan visual effect yang memanjakan mata tanpa memperhatikan cerita, sehingga mendapatkan julukan action porn (film porno kan orang gak lihat ceritanya kan, yang penting action-nya, bener gak).

(sekedar catatan, ada satu sutradara lagi yang sering buat film porno, yaitu Roland Emmerich dengan disaster porn-nya).

Michael Mann, kali ini menyuguhkan action realistis dengan latar belakang Chicago tahun 1930-an, golden era-nya kejahatan di Amerika, karena kejahatan tidak bisa dikejar lintas perbatasan. Cerita ini juga dilatari awal berdirinya FBI yang dikepalai Edgar J. Hoover, yang mengubah sistem hukum pemberantasan kejahatan Amerika. Di tengah semua kisah ini, berdiri John Dillinger, penjahat yang paling ditakuti di Amerika di masa itu, yang dikenal sebagai Public Enemy #1, namun ia juga dilihat sebagai Robin Hood, karena mengembalikan uang nasabah dari bank yang dirampoknya.

Johnny Depp mungkin kelihatannya terlalu ganteng untuk  menjadi seorang penjahat, dan Christian Bale terlalu tinggi untuk memerankan Purvis. Di luar itu, akting keduanya cukup memukau di bawah arahan Michael Mann. Yang agak mengganggu mungkin penggunaan kamera. Filter sepia di awal film terlihat lebih meyakinkan di awal dan semakin ke belakang semakin hilang efeknya. Namun suasana Chicago yang dibangun di tahun 1930-an cukup meyakinkan, dengan mobil, kereta dan tentu saja senapan Thompson.

Film action ini memang digarap tanpa tedeng aling-aling, pure action, pure kekerasan (sangat tidak cocok untuk anak2, strictly 17 tahun ke atas). Tidak ada adegan romantis tidak perlu yang membuat film menjadi mendayu2 seperti halnya layaknya film Hollywood. Ia juga tidak menggambarkan jagoan atau penjahat yang banyak cingcong, pake ngomong dulu sebelum nembak. Tapi begitu bertemu, pistol pun menyalak.

Memang ada beberapa adegan lucu, yang kalau dilihat dari sisi realistisnya sebenarnya tidak lucu, namun menggambarkan betapa konyolnya polisi dalam usahanya menangkap sang penjahat sebelum era FBI. Adegan2 ini cukup menyegarkan di tengah film action yang keras. Mungkin banyak penonton yang akan keberatan dengan adegan Dillinger yang sampai bisa menyusup ke dalam kantor polisi, namun begitulah kenyataannya.

Kekuatan karakter tokohnya memang sedikit kurang tergali dari dialog2 tokohnya, jika dibandingkan dengan film Mann yang lain yaitu HEAT. Namun karakter tokoh2nya justru dibangun dengan adegan tembak2an. Terlihat bagaimana tak berdayanya agen2 di Chicago menghadapi Dillinger hingga Purvis yang agen kepala pemburu Dillinger perlu menghadirkan bala bantuan pilihannya sendiri.

Film yang penuh aksi tembak2an ini akan membuat anda terpaku di kursi dan tertahan sampai akhir cerita.

Film: 4/5

Sutradara: 4/5

Skrip: 4/5

Akting: 3.5/5

7 comments

  1. Belum nonton, tp nama Michael Mann udah jd jaminan wajib tonton. Masih inget gak adegan baku tembak perampok bank pimpinan DeNiro dgn polisi pimpinan Pacino dlm Heat. Aku ngerasa kayak nonton film dokumenter beneran. Adegan action garapan Michael Mann emang beda dgn film lain yg bergenre sama.

    iya nih. wajin tonton.tapi kalau di bajakan kayaknya gak sreg deh. adegan tembak2annya benar2 eksplosif!


  2. tembak2annya memang bikin merinding! tapi filmnya bagus sih. keren!

    jera gak nonton film action :p


  3. suara dan kamera digital nya emang menambah ketegangan yg riil…love it

    btw, “action porn” << nice wakakakk😄😄


    aku terus terang gak gitu bisa bedain. baru tau mereka pake digital pas browsing internet.


  4. Pengambilan kamera yang goyang-goyang yang ganggu kenikmatan nonton…..overall cukup memuaskan

    niru gayanya saving private ryan, tapi kupikir belum mengganggu sampai bikin mual seperti pada Cloverfield


  5. Cukup menghibur filmnya meskipun belum bisa mencapai taraf film legendaris seperti the Godfather ataupun Scarface, maybe…

    ya. masih selevel dibawah legenda seperti GODFATHER


  6. Kalo gua sih ga terlalu suka film ini. hanya sound tembakannya mantap banget. Sisanya mah nanggung kalo kata gue😀


  7. Menurut saya, film Public Enemies ini alur nya kq kurang menarik dan terkesan lambat yah..
    Kebetulan pas masih di Bioskop, saya nggak sempet nonton. trus akhirnya beli aja deh DVDnya pas udah keluar.. Saya n keluarga nontonnya udah bosen padahal baru 1jam.. Michael Bay n Johnny Depp memang nama yg cukup menjanjikan.. tapi dramanya nggak terlalu ngejamin..



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: