h1

Harry Potter, Half Blood Prince, Half Cooked Story

July 22, 2009

harrypotterSaya memang tidak terlalu berharap banyak dari film ini, mengingat  bukunya yang biasa2 saja menurutku. Cerita dari buku ini ibarat sinetron yang memanjang2kan cerita supaya tidak cepat habis. Tidak ada perkembangan penokohan yang cukup berarti untuk membuat cerita ini menarik, lagi pula endingnya yang sepertinya memang disiapkan untuk menuju sekuel terakhir buku ke-7. Kelebihan serial Harry Potter seperti kejutan2 sama sekali tidak muncul dalam seri ini, kecuali di ending yang sebetulnya tidak terlalu mengejutkan kalau anda memang pecinta buku fantasi sejati (itu adalah plot yang biasa terjadi). Kesemuanya ini membuat sulit sutradara mana pun untuk mengubahnya menjadi sebuah film yang menarik.

Sutradara kupikir harus lebih berani memutuskan jika ia ingin keluar dari jalur buku, dan membuat cerita film ini lebih kelam. Sulit untuk membayangkan apa kontribusi kisah cinta Harry dan teman2nya yang mulai beranjak dewasa dengan kelamnya cerita yang ingin dibangun. Snape seharusnya mendapatkan porsi cerita lebih banyak. Jika ingin konsisten dan membangun suasana, sutradara harus berani memotong bagian2 itu, dengan resiko dimarahin fans fundamentalis Harry Potter tentunya.

Di luar itu, setting film ini sempurna menggambarkan kekelaman cerita di film ini. Sayang ceritanya tidak mendukung set yang sudah sempurna ini. Ibarat makan sebuah masakan yang penampilannya sempurna, namun rasanya hambar. Untuk lebih adil kepada pembuat film, dari awalnya resepnya emang udah gak pas. Mungkin aku berharap terlalu banyak untuk Harry Potter yang memang ditujukan untuk audiens remaja, bukan seperti Lords of the Rings atau Narnia yang menjadi karya abadi untuk semua umur.

Film: 3/5

Sutradara: 3/5

Cerita: 2.5/5

Akting: 3/5

2 comments

  1. ini emang film remaja bro, naik pangkat dari film anak2.😀

    Tapi gua suka film ini, I don’t know why.
    Mungkin karena gaya Yates yang menurut gua agak berbeda dengan Order of Phoenix. Terutama angle dan pergerakan kamera yang oke banget menurut gua.

    mungkin karena too much snogging :p


  2. Kalau gue sih suka film HP yang ini, visualisasinya mantap… Semoga “Deathly Hallows” bisa lebih baik lagi.

    visualisasinya emang bagus. cuma aku ngerasa berceritanya kedodoran.



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: