h1

Transformers 2, The Fall of Michael Bay

June 30, 2009

transformersBioskop Jakarta benar2 tersihir oleh Transformers. Ketika saya mau nonton di f-X, empat studio semuanya memutar Transformer 2, dipenuhi dengan anak2 SMP yang banyak ketawa ketiwi bahkan ketika adegan tidak ada yang lucu.

Sebenarnya aku juga tidak terlalu banyak berharap dengan film ini, terutama karena ada nama Michael Bay di kursi sutradaranya. Ia adalah orang yang membuat film yang menurutku salah satu film paling buruk sepanjang masa yaitu Pearl Harbor. Namun karena Transformer pertama yang cukup baik, aku berharap mungkin kali ini Michael Bay juga lumayan. Dugaanku salah, film ini buruk, meskipun mungkin masih tidak seburuk Pearl Harbor yang super panjang itu.

Yang paling parah dari film ini adalah ceritanya. Misinya adalah menyelamatkan bumi, bahkan tata surya, namun akting para aktor (termasuk para robot) tidak menggambarkan bahwa pertaruhannya adalah sebesar itu. Untuk sebuah pertarungan demi planet bumi, bahkan Amerika tidak turun secara all-out dengan segala arsenal militernya, Mesir hanya mengirim 2 helikopter. Jika para Decepticon bisa mencaplok dengan gampang satelit militer di ruang angkasa, kenapa tidak mereka hancurkan saja seluruh satelit di bumi, dengan demikian seluruh umat manusia akan lebih kalang kabut dan mudah ditaklukkan. Baik penjahat ataupun jagoannya serba nanggung, sementara beberapa robot berbicara dengan gaya hiphop, entah karena pengen sok cool, atau emang besar di Bronx. Desain robot Fallen juga mengecewakan, tidak matching dengan konfigurasi Decepticon maupun Autobot, lebih mengesankan versi robot dari Alien-nya Sigourney Weaver. Dan kok tiba-tiba ada robot yang bisa morph jadi manusia, lah ini film Transformers atau Terminator? Di tambah dengan adegan tidak senonoh anjing dan robot kecil yang menurutku tidak pada tempatnya, kalau mau buat film lucu, lucu sekalian, tapi kalau mau serius, serius sekalian.

Sebenarnya ide ceritanya lumayan, tapi nampaknya ada semacam kemalasan berpikir dari orang2 Hollywood. Mereka kira penonton bisa dipuaskan dengan special effect saja tanpa cerita. Untuk itu kita harus acungkan jempol untuk studio Pixar yang sampai saat ini selalu membuat film dengan cerita yang bagus.

Sutradara: 2/5

Skrip: 2/5

Special effect: 3/5

Film: 2.5/5

5 comments

  1. Waduh on, baca resensimu dan gilasinema bikin aku males nyari film ini.

    Sebenarnya ide ceritanya lumayan, tapi nampaknya ada semacam kemalasan berpikir dari orang2 Hollywood. Mereka kira penonton bisa dipuaskan dengan special effect saja tanpa cerita.

    Mungkin yang mereka jadikan acuan tuh penonton amrik doank (walupun ternyata penonton ras dan negara lain jg pada antri panjang di bioskop)

    mungkin acuan mereka cuma orang goblog doang yang cuma nonton film untuk lihat jeger2 ledakan. efeknya pun gak bagus2 amat, gak bisa bedain robot mana yang kelahi sama robot yang mana. padahal kalau mau dibuat serius bisa. orang amerika kayaknya makin bodoh saja. udah baca reviewnya roger ebert ttg transformers?


  2. Hehe…I don’t like this movie either. So boring walaupun tidak seboring Terminator Salvation.
    Tapi gua suka PEarl Harbor , bro. hehe

    dua film box office tahun ini mengecewakan… gw belum nonton TERMINATOR SALVATION sih. gmn nih hollywood?


  3. Barusan nonton tuh. saking penasaran sama review jelek plus box office di bioskop.
    Kemunculan robot yg morph jd cewek bener2 bikin gondok. udah kehabisan ide bikin robot model lain apa?? sekalian aja arnold di pasang.
    Shia Lebouf dkk nggak perlu latihan akting, cukup latihan marathon aja. abis aktingnya nggak jauh dari lari… lari… dan lari.

    Soal Pearl Harbour. Aku inget banget ama tuh film. pinjem DVD sama teman, nonton sambil tiduran sampai tidur beneran. bangun cuma pas adegan perang doang, udah itu tidur lg.

    transformers 2. kandidat kuat untuk pemenang film paling buruk tahun ini. dapat razzie award.


  4. […] porno-aksi beredar (buat yang bingung kenapa film seperti ini dinamakan porno-aksi lihat posting ini). Ia menjual semua visual efek dengan cerita […]


  5. ini transformer yang ke berapa ,yg ke satu ya? kalau yang kesatu memang gak seru , tapi kalau yang ke 2 dan ke3 seru kok,

    yah namanya juga film, pasti ada juga dong hal” yang mustahil, mungkin bagi orang dewasa itu bukan film yg bagus, tpi bagi anak” itu film yg bagus



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: