h1

Happy-Go-Lucky, Optimisme Naif

February 7, 2009

happy_go_lucky2Cerita film ini sebenarnya sangat sederhana. Dimulai dari Poppy yang kehilangan sepedanya, yang membuatnya belajar untuk mengemudikan mobil. Untuk itu ia mau mengambil ujian SIM dan harus kursus mengendarai mobil. Jadilah ia dipandu oleh seorang instruktur eksentrik yang 180 derajat berbeda dengan Poppy yang selalu ceria. Cerita pun bergulir.

Mungkin kalau Anda penggemar film Hollywood film seperti ini terkesan membosankan karena “tidak ada” ceritanya. Tidak ada jagoan, tidak ada penjahat. Semua adalah pion dalam permainan kehidupan, dan Poppy, tokoh film ini, hanyalah sebuah pion yang ingin hidup ini lebih ceria.

Happy-Go-Lucky mendapatkan sorotan besar dalam Golden Globe kemarin dan berhasil membawa Sally Hawkins, pemeran utama wanitanya, mendapatkan penghargaan terbaik.

Tidak terlalu berlebihan memang kalau pemeran wanita terbaik jatuh kepada film ini. Di film ini ia harus berperan seperti seekor kutilang yang tidak berhenti berkicau menyuarakan keceriaannya kepada semua orang di sekitarnya.

Satu hal yang mungkin kurang mendapat sorotan justru adalah penulis skrip dari film ini. Kekuatan film ini sungguh adalah dialog-dialognya yang tanpa henti. Semua kekuatannya seperti tersedot ke dalam dialognya, yang penuh dengan nuansa-nuansa. Skripnya layak dianugerahi OSCAR. (Ia masuk nominasi cerita asli terbaik)

Namun tidak seperti film Amerika (ini adalah sebuah film Inggris, dan oleh sebab itu khas Inggris), dialog-dialognya sangat membumi, dan tidak berkesan seperti sebuah film. Flow cerita pun berjalan dengan runtut.

Sebagai sebuah film drama, ini adalah sebuah film yang sangat baik. Kalaupun ada kekurangan, lebih pada ide yang diangkat. Kadang butuh sebuah ide yang luar biasa untuk membuat sebuah film menjadi luar biasa. Namun sebagai sebuah film yang berbicara tentang yang biasa, ia luar biasa.

Film: 4/5

Akting: 4.5/5

Skrip: 4.5/5

Sutradara: 4/5

4 comments

  1. Aneh jg yah Sally Hawkins justru nggak dapat nominasi di Oscar. Padahal permainan di film ini keren, nggak kalah sama Anne Hathaway dan Kate Winslet.
    Aku barusan nonton Rachel Getting Married, reviewku sih bagus. Aku suka Anne Hathaway dan musik di dalam filmnya😀

    ya, sentimen inggris amerika kali. sally hawkins kan orang inggris. biasalah. oscar cenderung politis. bratt pitt juga gak layak masuk nominasi oscar menurutku.


  2. Inggris kayaknya memang lebih jago mengolah komedi dengan dialog-dialog yang menggigit, lebih segar dan orisinil.
    Contohnya kayak Four Weddings and A Funeral, Full Monty, Bridget Jones dan lain-lain

    favorit gue richard curtis. yang nulis skipnya mr. bean (yang seri, yang bioskop gue gak suka), love actually, dan four wedding and the funeral. satu2nya penulis amerika yang kusukai hanya nora ephron, yang nulis hit2nya meg ryan seperti when harry met sally. sisanya gue skip. kalau gak romantis gak jelas, slapstick gak jelas, dan lebih parah lagi versi parodi sekarang yang the worst movie ever (bukan parodi jaman dulu kayak hotshot yang asik abis)


  3. Richard Curtis mah favorit ku tuh. Filmnya selalu segar. Kalau gak salah taon ini bakat ngrilis The Boat That Rock atap apa gitu. lupa aku🙂

    udah liat sih di imdb. patut ditunggu.


  4. wah….salah satu dedemenan saya nih film. Saya lumayan menyukai film2 dengan dialog yang panjang, dan Happy Go Lucky dialog2nya super keren, fresh, dan ga ngebosenin…sayang yaaa…ga nongol di Oscar…


    iya. sayang kita jarang disuguhi film2 semacam ini. penulis skripnya mantap banget



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: