h1

Under The Tree

January 9, 2009

underthetreeIni adalah film terbaru Garin Nugroho, yang mengambil setting di Bali, dengan segala kemistikannya. Seperti film-film Garin lainnya, film ini tidak membawakan sebuah cerita, melainkan sekedar menghadirkan sebuah suasana dan dalam hal film ini sebuah dilema, yang sampai di akhir film tidak terselesaikan.

Film ini berputar di kisah tiga wanita, seorang yang mencari cara spiritual untuk memahami hubungannya dengan ibunya yang diperankan Marcella Zalianty, seorang ibu yang mengalami dilema aborsi karena anak yang dikandungnya cacat yang diperankan Ayu Laksmi, dan seorang anak orang kaya yang sudah tak beribu yang jelas hidupnya mau di bawa kemana yang dibawakan oleh Nadia Saphira. Kesemaunya entah terdampar atau terjebak, sampai ke Bali, dan mendambakan penyembuhan darinya.

Film ini bukanlah sebuah film yang mudah untuk diikuti. Pertama, bahasanya yang memakai bahasa Bali. Meskipun ada subtitle, tetap saja kita akan mengalami lost in translation. Kedua, bahasa simbol yang dipakai. Garin memakai beberapa simbol untuk membantu kita masuk ke dalam dilema para wanita tersebut. Cerita Calon Arang dipakai untuk menggambarkan ibu yang akan berjuang habis-habisan untuk membela anaknya, tak peduli anaknya sejahat apapun, tak peduli bersekutu dengan iblis. Cerita Gandhari ibunda Kurawa juga ditampilkan, sebagai seorang ibu yang cemburu dengan Kunti yang melahirkan Pandawa. Semuanya digambarkan secara mistis. Tapi tak semua cerita membuat kening berkerut. Kita bisa tertawa ringan melihat sebuah cerita sempilan sederhana yang menggambarkan seorang wanita yang cemburu karena tidak pernah dibonceng sepeda motor.

Mulanya saya sulit melihat apa hubungannya cerita ini dengan pohon, seperti dalam judulnya. Petunjuknya tidak jelas sampai kita bisa melihat pohon beringin yang menaungi. Semuanya dinaungi di bawah pohon, yang memberi kehidupan bagi semua. Sang Pohon adalah ibu dari mereka semua.

Film ini juga dibintangi oleh beberapa seniman monumental Bali, Ni Ketut Cenik yang sudah berusia 90 tahun, Ni Ketut Arini yang lebih muda berusia 70 tahun, Ayu Bulantrisna Djelantik penari cantik meskipun sudah berumur dan sekaligus seorang dokter, dan I Ketut Rina yang eksotik. Film ini juga diwarnai akting menarik dari Dwi Sasono dan Ikranegara. Salah satu adegan yang pasti akan membekas anda adalah adegan erotis antara Dwi Sasono dan Marcella Zalianty.

Film berikutnya yang bisa anda tunggu dari Garin adalah Generasi Biru, film semi dokumenter Slank!

Film: 3.5/5

Sutradara: 4/5

Skrip: 3/5

Akting: 4/5

Review ini juga dapat dilihat di imdb

4 comments

  1. […] [2]https://semuareview.wordpress.com/2009/01/09/under-the-tree/ […]


  2. […] [2]https://semuareview.wordpress.com/2009/01/09/under-the-tree/ […]


  3. […] Under The Tree (2009). Retrieved January 9, 2009, from https://semuareview.wordpress.com/2009/01/09/under-the-tree/ […]



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: