h1

Blackbook (Zwartboek)

December 5, 2008

blackbookPaul Verhoeven belum kehilangan sentuhannya. Bahkan menurutku dia lebih baik tidak membuat film Hollywood yang kelihatannya lagi kehilangan arah. Hollywood mungkin tidak akan memberi tempat seperti ini karena terlalu ingin berusaha menghibur, dan melupakan bahwa film juga adalah sebuah seni, dan menjadi ekspresi dari para insan seni.

Film ini sebagai sebuah film perang, saya acungi jempol. Ia kembali mengamini bahwa perang tidaklah seheroik dan sehitamputih yang kita kira. Dengan latar bulan2 terakhir Perang Dunia II di Belanda, ia memperlihatkan bahwa ada orang jahat baik di pihak Jerman maupun perlawanan bawah tanah di Belanda, dan ada orang baik di pihak Jerman sekalipun. Dan di tengah-tengahnya ada orang oportunis. Bahkan dengan sedikit sinis ia menggambarkan bahwa mungkin hanya yang oportunis yang benar2 menang. Bagi mereka yang berperang demi prinsip, perang mereka tidak akan pernah berakhir.

Film ini diawali dari kisah seorang Yahudi dengan nama samaran Belanda Ellis de Vries, yang setelah kedua orangtuanya mati terlibat menjadi mata2 gerakan bawah tanah di Belanda. Tanpa ia sadari, ia sebenarnya terlibat dalam permainan lebih besar dari yang ia sadari dan ia terperosok makin lama semakin dalam. Hanya nasib baiklah yang membuat ia tetap selamat.

Di dalam film ini, kita dibuat sadar bahwa perang adalah tempat bagi orang untuk membuktikan diri. Jika ia memang baik, ia adalah orang baik. Jika ia jahat di lubuk hati terdalam. Dan jika ia pengecut, ia akan tampil sebagai pengecut.

Seperti halnya film Paul Verhoeven yang lain, ia selalu memanfaatkan seksualitas, yang membuat beberapa adegan terpaksa dipotong dan tidak bisa dinikmati audiens Indonesia, padahal menurut saya bisa saja itu adalah adegan2 penting.

Sayang, bagi Ellis, karena ke-Yahudi-annya, perang baginya tidak pernah selesai. Perang Dunia II hanyalah babak pertama yang harus dilaluinya, dan film ini ditutup dengan Krisis Suez 1956, karena Presiden Mesir menasionalisasi terusan Suez. Dan Ellis kembali terlibat…

Film : 4/5

Sutradara : 4/5

Skrip: 4/5

Akting : 4/5

5 comments

  1. Adegan nakednya dipotong ya? Sayang banget, padahal adegan waktu ngecek pubik tuh gak boleh dipotongšŸ™‚
    Carri Van Houten memang top
    Adegan di kamar mandi setelah ML gak ada juga?


    iya nih, lama2 lembaga sensor film yang gak punya sense seni nyebelin juga. mereka asal motong gak lihat itu pengaruh ama cerita apa gak. terpaksa cari bajakan deh untuk lihat potongannya :p


  2. Udah nonton pas awal tahun ini. Memang penggambaran tokoh yang selalu terlibat konflik perang krn prinsip, baginya tak akan pernah selesai kecuali sudah mati. Apapun akan dilakukan termasuk menyamar jadi pelacur atau melakukan hal bejat lain. Film bagus.


  3. cari DVD-nya ahh!!!!


  4. apa yg gue inget dr paul verhoeven?
    1. basic instinct. No doubt:mrgreen:
    2. showgirls. Hahahaha
    btw, gara2x lo bilang banyak adegan sex gue jd pengen nyari dvd nya nih On:mrgreen:


  5. eh On gue baru ngeh, ini si van houten ternyata yg jadi istrinya tom cruise di valkyrie ya. Btw, gue nunggu berbulan2x nih buat valkyrie di batam belon maen2x juga. Pdhal biasanya kalo pilem2x utama bareng ama amrik:mrgreen:



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: