Archive for December, 2008

h1

James Bond, dan Coca Cola Zero

December 15, 2008

007Karena review saya tentang 007 Quantum of Solace ini sangat2 terlambat, saya mencoba membuat sebuah angle lain tentang film ini. Yang akan saya tinjau adalah dari sisi James Bond, yang nampaknya berubah sejak diperankan oleh Daniel Craig.

Pertama, James Bond menjadi lebih banyak bergantung pada tenaga fisiknya daripada gadget2nya yang menjadi daya tarik tersendiri. Di satu pihak aku terus terang menyukai agen rahasia yang memang jago berantem (aka versi Jason Bourne dalam Bourne Series-nya Ludlum). Di pihak lain James Bond sudah begitu identik dengan mobilnya yang canggih dan segala gadgetnnya dan tentu saja dengan Q, sang pembuat gadgetnya. Something is just missing. Read the rest of this entry ?

Advertisements
h1

City of Ember

December 11, 2008

emberFilm ini adalah adaptasi dari tetralogi Jeanne Duprau, The Book of Ember, buku pertama: The City of Ember.  Saya belum baca bukunya, ada niat beli sih, nanti kalau udah baca saya review.

Sebagai sebuah awal cerita, film ini cukup memberi potensi. Di saat bumi sudah mulai tidak bisa didiami, para saintis yang paling pintar mendesain sebuah kota bawah tanah sehingga terbebas dari polusi di permukaan bumi dan hidup secara total dari sebuah pembangkit listrik yang didesain dapat beroperasi ratusan tahun. Diharapkan setelah ratusan tahun kemudian setelah bumi sudah bersih (mirip WALL-E, tapi bedanya manusia gak ke luar angkasa, tapi mengungsi ke perut bumi), manusia bisa naik lagi ke permukaan. Read the rest of this entry ?

h1

Blackbook (Zwartboek)

December 5, 2008

blackbookPaul Verhoeven belum kehilangan sentuhannya. Bahkan menurutku dia lebih baik tidak membuat film Hollywood yang kelihatannya lagi kehilangan arah. Hollywood mungkin tidak akan memberi tempat seperti ini karena terlalu ingin berusaha menghibur, dan melupakan bahwa film juga adalah sebuah seni, dan menjadi ekspresi dari para insan seni.

Film ini sebagai sebuah film perang, saya acungi jempol. Ia kembali mengamini bahwa perang tidaklah seheroik dan sehitamputih yang kita kira. Dengan latar bulan2 terakhir Perang Dunia II di Belanda, ia memperlihatkan bahwa ada orang jahat baik di pihak Jerman maupun perlawanan bawah tanah di Belanda, dan ada orang baik di pihak Jerman sekalipun. Dan di tengah-tengahnya ada orang oportunis. Bahkan dengan sedikit sinis ia menggambarkan bahwa mungkin hanya yang oportunis yang benar2 menang. Bagi mereka yang berperang demi prinsip, perang mereka tidak akan pernah berakhir. Read the rest of this entry ?

h1

Journey to the Center of the Earth, dalam 3D

December 2, 2008

journey3dIni adalah film 3D yang saya tonton setelah sekian lama tidak nonton film 3D. Terakhir kalau tidak salah sekitar 20 tahun yang lalu. Itu pun hanya film 3D tanpa cerita yang sekedar menunjukkan efek 3D saja.

Film ini adalah sebuah film cerita, full 2.5 jam, dengan efek 3D, yang bisa anda nikmati dengan memakai kacamata khusus. Teknologi film 3D nampaknya sudah mulai massal dan akan makin banyak film2 di bioskop biasa yang bisa anda nikmati dalam 3D. Sebuah film sekitar satu tahun yang lalu, Beowulf, sebenarnya juga sudah diedarkan dalam bentuk 3D, hanya saja yang masuk ke Indonesia nampaknya tidak dalam format 3D. Film berikutnya BOLT, kisah anjing dalam animasi, juga akan direlease dalam 3D di Indonesia. Read the rest of this entry ?