h1

11th Hour, Sebuah Dokumenter

November 28, 2008

the-11th-hourFilm ini di awalnya terlihat seperti sebuah dokumenter tentang GLOBAL WARMING. Tapi begitu saya menontonnya ternyata lebih dari sekedar itu. Mulanya saya sempat skeptis mengingat film ini diproduksi oleh Leonardo di Caprio dan diedarkan oleh Warner Bros. Tapi ternyata film ini memang tidak biasa.

Film ini memang dibuka dengan sebuah isu yang sangat klise bahkan basi, yaitu GLOBAL WARMING. Hampir setiap saat kita mendengar itu, dan ini malah sekarang menjadi sebuah gaya hidup sehingga menjadi sesuatu yang sudah kehilangan aura perjuangannya. Walaupun sudah terdengar di mana-mana, sebenarnya belum begitu banyak orang yang tahu apa sebenarnya GLOBAL WARMING itu dan sekedar ikut-ikutan tren hijau.

Film ini bisa membantu untuk melihat apa itu GLOBAL WARMING sebenarnya, dalam skala sesungguhnya. GLOBAL WARMING bukan sekedar masalah polusi. Masalah kita bukan sekedar kita sudah terlalu banyak membuang CO2 ke udara. Masalah kita bukan sekedar bagaimana menghadapi hidup dengan harga minyak yang terus melambung. Masalah kita bukan sekedar udara yang semakin panas sehingga permukaan laut meninggi. Masalah kita bukan sekedar perubahan iklim. Masalahnya adalah KITA SENDIRI.

Kita yang jumlahnya ENAM MILYAR sudah seperti menjadi parasit bagi bumi ini. Jika dilihat dari perspektif Bumi, ia sekarang sedang sakit meriang, dan kuman2nya adalah kita, MANUSIA. Jumlah kita sudah terlalu besar. Sewaktu Kennedy menjadi Presiden Amerika, penduduk bumi adalah setengah dari saat ini! Bayangkan itu! Kita sudah memenuhi seluruh muka bumi, mengeruknya tanpa henti, dan membuang segala macam sampah ke dalamnya. Bumi kita tidak cukup untuk kita. Jika kita semua ingin hidup makmur dengan gaya hidup Amerika, seluruh bumi ini tidak akan cukup untuk kita. Kita paling tidak butuh ENAM BUMI untuk itu.

Bumi kita sebenarnya mencukupi segala-galanya. Ia adalah sebuah sistem tertutup yang sempurna. Ia punya pembersih racun seperti halnya hati manusia yang berfungsi mengolah racun menjadi empedu yang berguna. Tapi begitu racun yang dihasilkan sudah melebihi kapasitas bumi untuk mengatasinya, BUMI kita akan seperti terkena penyakit lever, dan menunggu mati. Untuk sekedar membari perspektif. Satu batang pohon bisa menahan air sebanyak 250 RIBU LITER. Jika kita menebang satu pohon, berarti kita telah membiarkan 250 RIBU LITER air terbuang tak terserap tanah dan menjadi banjir.

Masalahnya hanya satu. KITA, MANUSIA. Daya dukung bumi kita hanya cukup untuk paling banyak SATU MILYAR orang. Kita sudah kelebihan lima milyar. Apapun yang dilakukan, Bumi kita tidak mampu menampung kita, jika kita ingin hidup berkesinambungan.

Kalaupun ada kelemahan, informasi di dalam film ini terlalu banyak sehingga tidak mudah dicerna bagi Anda yang baru berkenalan dengan ide ini untuk pertama kalinya. Ada baiknya bertanya kepada yang lebih mengerti atau ditonton berulang kali.

Film ini tersedia dalam VCD atau DVD yang Anda bisa beli di toko.

Film: 4/5

Skrip: 4/5

Sutradara: 3.5/5

Sinematografi: 3.5/5

3 comments

  1. jd solusinya apa On? kalo salah satunya adl dgn meluncurkan USS Enterprise gue daptar donk jd kapten kirk nya. Tp kasi gue crew ce2x jebolan Fashion TV yak:mrgreen:


  2. Solusi? evakuasi manusia ke planet lain, lalu tinggalin robot2 cleaning service buat bersihin bumi kayak film wall-e.

    Buat sigit, ada lowongan buat jadi kapten, bukan kapten kirk tapi the captain, komandan axiom (itu tuh tokoh dari film wall-e) buat bersihin sampah, hehehe.


  3. gpp deh men buat bersiin sampah, tp request crew ce2x fashion TV tetep ya huehehe:mrgreen:



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: