h1

Body of Lies, film spionase biasa

November 24, 2008

bodyofliesSaya memang agak terlambat nonton film ini. Ini disebabkan dengan mewabahnya (dalam arti negatif) film Indonesia di bioskop2 21 sehingga film ini hanya dapat waktu putar sekitar 2 minggu (sedangkan JANDA KEMBANG gak tau udah berapa bulan di bioskop sebelah rumah). (sorry, curhat colongan).

Film ini memang cukup serius dalam menggarap tema terorisme, dengan memakai bahasa2 yang lazim kita temui dalam artikel2 yang membahas terorisme, bahkan mengutip beberapa ayat2 quran yang dipakai untuk membenarkan terorisme.

Tapi ya hanya segitu. Ia gagal mengeksplor lebih dalam tentang perang melawan terorisme ini, baik dari sisi agen rahasia anti terorisme maupun dari pihak teroris itu sendiri.  Mini seri THE GRID menurut saya lebih bagus dalam menggambarkan terorisme dari dua sisi. Meskipun usaha tersebut sudah dicoba dilakukan dengan pendalaman karakter yang dimainkan oleh Leonardo di Caprio, yang menurutku cukup berhasil diperankan. Tapi ya sayang, hanya sebatas itu, tanpa bisa lebih dalam. Bahkan karakter agen yang dimainkan terlalu lemah, dan rasanya agak tidak mungkin agen selemah itu memegang operasi satu negara.

Usaha untuk menghibur yang dilakukan sang sutradara Ridley Scott nampaknya mengorbankan isi cerita. Filmya Black Hawk Down tampak lebih realistis tanpa niat menghibur, dan jadinya adalah sebuah film yang lebih baik. Intrik di dalam film ini juga tidak serumit film Syriana. Dramatisnya masih kalah dengan Munich. Jadilah ia sebuah film mediocre yang pas2an. Tak terlalu jelek, tak terlalu bagus.

Adegan yang paling bagus adalah sewaktu Leonardo tertangkap dan diinterogasi. Mestinya lebih banyak adegan seperti itu yang membuat kita bisa berhenti bernafas. Karakter kepala agen rahasia Jordania juga bagus sekali dimainkan. Inilah titik terkuat film ini, di luar bagian lain yang terkesan biasa.

Film : 3/5

Sutaradara: 3/5

Akting: 4/5

Skrip: 2.5/5

2 comments

  1. Tumben rada2 muji mas leonardo.
    Bagus mana on, sama filmnya Don Cheadle “Traitor”. Aku malah belom nonton dua2nya, tapi tertarik sama film nya Cheadle setelah nonton Hotel Rwanda.

    aku sih lebih ngeliatnya sbg filmnya ridley scott ketimbang film leonardo. nah review yang kumuat berikutnya baru filmnya leonardo. tapi dokumenter. traitor aku belum nonton. payah indo sekarang, isinya film indonesia semua!


  2. gua belum nonton Body of Lies, tapi gua uda nonton Traitor, wah ini film keren deh, menceritakan dari kedua sisi. Sangat menarik.



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: