h1

Anlat Istanbul, Fairy Tale with a Twist

October 28, 2008

Film ini adalah sebuah film Turki yang diputar dalam European Film Festival 2008. Film ini juga adalah pemenang dari National Competition di 24th International Istanbul Film Festival.

Luar biasa! Begitu kataku begitu film ini usai. Film ini di-blend ibarat sebuah koktil yang memberikan sebuah after-taste yang enak setelah ditonton.

Film ini dibuka sebagai sebuah dongeng dan ditutup juga oleh sebuah dongeng, dengan setting Istanbul, sebuah kota modern dengan seribu kisah seribu makna, bagi orang yang menjadikan kota ini sebagai rumahnya. Kisah ini dimulai dengan seorang peniup klarinet tua yang punya istri yang muda dan cantik, dan dengan cepat mengalir pada anak perempuan seorang kingpin yang baru saja terbunuh oleh intrik istrinya. Lalu mengalir pada seorang pelacur, seorang perempuan setengah gila, dan seorang perempuan yang baru bebas dari penjara bersama anak perempuannya yang masih kecil, dan ditutup kembali dengan peniup klarinet tua yang pertama.

Semua kisah di atas adalah kisah dongeng terkenal dengan setting modern di Istanbul, yang diberi frame dengan indah di awal cerita. Yang pertama adalah kisah peniup suling dari Hamelin, lalu disusul Putri Salju lengkap dengan kurcacinya, lalu Cinderalla modern yang juga ketinggalan sepatunya, Putri Tidur dalam puri tua di Istambul, dan kisah si Kudung Merah yang harus adu pintar dengan serigala yang mau menyantapnya. Semuanya diberi konteks modern dengan sangat indah, unik, genial dan membuat kita mengernyit sekaligus tertawa.

Film ini sungguh menggambarkan sebuah kutipan oleh Jose Luis Borges dalam The Plot: “Fate is partial to variations, repetitions and symmetry”. Di mana pun kita berada, siapa pun kita, sebenarnya kita terbelenggu oleh nasib yang sama. Dan inilah yang dieksplorasi dengan baik oleh sang sutradara (salah satu dari lima sutradara dari lima kisah) dan penulis film ini Ümit Ünal. Dan kesemuanya digambarkan sebagai anak nasib dari kota Istanbul yang menelan mereka dalam riak kehidupan. Sebuah wawancara yang sangat menarik dengan sang penulis dapat dilihat di sini.

Sungguh, film ini adalah sebuah pencapaian yang luar biasa dari sineas Turki yang tidak banyak kita ketahui. Hanya ada satu kata untuk itu. Salute!

Film: 4/5

Sutradara: 4.5/5

Akting: 4/5

Sinematografi: 3.5/5

2 comments

  1. Wah, keliatannya menarik nih. Ntar aku cari deh, hampir gak pernah tau ttg perfilman Turki kecuali kalo lg bikin kongsi film.


  2. OOT : gue kalo inget Istanbul slalu inget kejayaan Liverpool ngalahin AC Milan lewat adu penalti setelah ketinggalan 0-3 duluan di babak pertama:mrgreen:



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: