h1

Red Cliff, Part 1

August 6, 2008

Film ini sudah lama kunantikan, dengan ekspektasi yang berlebihan kalau boleh dibilang. Pertama, karena ia disutradarai oleh John Woo, salah seorang sutradara action terbaik saat ini. Kedua, ini adalah sebuah film epik yang berdasarkan salah satu legenda Cina yang paling tersohor, Samkok, kisah tiga kerajaan.

Yang perlu dicermati dari film ini, adalah ia mengambil setting di salah satu pertempuran yang paling menentukan, sebuah titik simpul dalam kisah Samkok, yaitu pertempuran di tebing merah, atau Chi Bi. Untuk kronologis sejarah perang ini (khususnya dari sudut pandang Sun Quan) bisa dilihat di sini.

Sayangnya film ini tidak memenuhi ekspektasi saya. Memang Samkok adalah sebuah epik yang terlalu singkat sekedar dibuat dalam satu atau dua film, sehingga sutradara dan penulis naskah hanya bisa mengambil satu titik saja. Yang dilupakan oleh John Woo adalah latar belakang dari pertempuran ini. John Woo terlalu berlama-lama dengan adegan Zhou Yu (yang menurut saya banyak yang bisa dicut). Mungkin maksudnya adalah untuk memberi gambaran manusiawai pada sosok Zhou Yu, namun akhirnya gambaran besar cerita yang malah dikorbankan. Pertempuran Chibi yang merupakan invasi ke Cina Selatan menjadi sekedar cerita obsesi Cao Cao untuk memperistri wanita paling cantik di Cina Xiao Qiao yang telah menjadi istrinya Zhou Yu.

Bagian yang lumayan menarik adalah pertempurannya. Di sini digambarkan betapa mumpuninya kemampuan jendral2 legendaris pengikut Liu Bei, seperti Guan Yu, Zhang Fei, dan Zhao Yun, ditambah Gan Ning dan Zhou Yu yang menjadi jendralnya Sun Quan. Tapi lagi2 bagian ini juga masih mengecewakan bagiku. Pertempurannya menjadi sekedar adu skill tanpa menunjukkan emosi dan semangat. Penonton tidak bisa larut dalam emosi pertempuran seperti pada saat nonton pertempuran di dalam Lords of the Ring. Kita hanya penonton pasif saja yang diam. John Woo gagal mengocok emosi penonton di sini. Mungkin benar seperti yang ditulis beberapa kritikus, John Woo telah melewati usia kreatifnya.

Perlu diingat bahwa film ini dibagi dalam dua bagian. Mudah2an bagian kedua yang memuat pertempuran yang sebenarnya dapat mengobati kekesalan saya.

Film: 3/5

Sutradara: 2/5

Skrip: 2.5/5

Action: 3/5

One comment

  1. gw sih suka ma ni movie… sayangnya bersambung…



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: