Archive for August, 2008

h1

Kita Punya Bendera

August 26, 2008

Film ini adalah sebuah film proyek idealis, di tengah perfilman indonesia yang kalau gak film horor, film komedi jorok atau film islami. Ia bagaikan air segar di tengah air butek perfilman nasional.

Film ini diangkat dari dunia anak2, yang di dalam dunia mereka sendiri melihat dunia dengan sederhana. Mereka tidak seperti kita orang dewasa yang sibuk mempersoalkan perbedaan agama dan keturunan. Dan konfliknya dimulai dari sebuah masalah sederhana bagaimana mengisi kolom “keturunan” di dalam kolom data siswa. Beberapa dari kita tentunya pernah mengalami kesulitan. Misalnya kalau kita ayah dari batak, kawin dengan ibu dari solo, yang ketemu kuliah di ITB bareng jadi lahir di Bandung, dan besar┬ádi Bandung sehingga fasih berbahasa sunda ketimbang jawa, apalagi batak. Nah, gimana tuh ngisinya? Pengalaman menarik lain bisa dilihat di blog ini misalnya. Read the rest of this entry ?

Advertisements
h1

Sate Domba Afrika

August 22, 2008

Kita semua sudah akrab dengan sate kambing, tapi kalau sate domba apalagi ditambah embel-embel afrika tentunya membuat semua orang penasaran. Dan saya barusan mendapat kesempatan untuk mencobanya di sebuah warung makan di Jl. Casablanca no.248, dekat DHL, sekitar 500 meter dari Sudirman, sejajar dengan Mal Ambasador.

Tempatnya cukup sederhana dengan papan nama yang tidak mencolok. Tetapi begitu anda masuk ke dalamnya anda akan melihat sesuatu yang tidak biasa, yaitu sate tersebut tidak dipanggang dengan cara normal dengan ditusuk, melainkan dengan potongan kecil dilumuri bumbu, lalu dimasukkan ke panci yang dipanaskan di atas bara api. Lalu pancinya digoyang2 supaya bumbu dan kematangan merata. Read the rest of this entry ?

h1

WALL-E, Extraordinar-e Movi-e

August 19, 2008

Pixar kembali sukses dengan karya terbarunya, WALL-E. Seperti biasa yang saya tunggu dari Pixar adalah sebuah film dengan cerita yang menarik, bukan seperti film kartun lainnya yang hanya mementingkan kualitas gambar ditambah humor sana sini yang menghibur. Film2 keluaran Pixar benar2 memiliki cerita yang mendalam.

Sebagian besar review melihat WALL-E sebagai sebuah film yang membawa isu lingkungan dengan mengetengahkan WALL-E (Waste Allocation Load Loader-Earth Class), “seorang” robot pemadat sampah, yang mengumpulkan dan memadatkankan sampah lalu menyusunnya. Setting cerita mengarah pada 700 tahun setelah bumi ditinggalkan manusia karena sampah sudah membuat bumi terpolusi sehingga tidak layak dihuni. Jadilah WALL-E menjadi penghuni bumi dan dengan setia membersihkan bumi dari sampah selama 700 tahun.

Isu lingkungan memang terasa kental, tapi ada yang luput dari perhatian sebagian kritikus. Mereka tidak melihat sinisme Pixar (seperti halnya sinisme yang dihadirkan Pixar dalam film Cars Read the rest of this entry ?

h1

Jetli Mummified, or … The Mummy Jetlified

August 16, 2008

Penyakit sequel masih menghantui film hollywood. Seolah sequel film (sukses maupun tidak sukses) itu tidak ada matinya. Apa Hollywood benar2 sudah kehilangan ide untuk menciptakan tokoh cerita baru sehingga harus mengulang cerita2 lama?

The Mummy ini pun mengalami penyakit yang sama dengan The Mummy: Tomb of the Dragon Emperor. Setelah habis memberantas mumi di Mesir (bahkan dari ending cerita trilogi ketiga ini, kita dapat memperoleh petunjuk bahwa seri keempat akan dimainkan di Peru, mumi lagi, tidak……) mereka akan berhadapan dengan terracotta warrior di Cina, yang menurut versi cerita ini adalah prajurit betulan yang dikutuk menjadi tanah liat.

Jetli nampaknya juga sudah tidak sepopuler dulu lagi sehingga ia menjadi aktor p.t sabet jaya, alias tawaran apapun diambil. Kali ini ia jadi penjahat sebagai raja tiran (yang meskipun tidak begitu jelas dalam cerita digambarkan sebagai Kaisar Cina Chin Shih Hung Ti yang membangun tembok Cina). Read the rest of this entry ?

h1

Batman, The Darkest Knight

August 15, 2008

Terus terang saya cukup terkejut dengan The Dark Knight, film Batman yang baru ini. Film ini sungguh sebuah film psikologis yang serius. Meskipun dibalut dalam cerita superhero yang biasanya berkesan anak2, film ini sungguh bisa disandingkan dengan film2 serius lainnya.

Peringatan: Film ini bukan untuk anak2. Penuh kekerasan dan psikologi orang sakit jiwa! Strickly 17 tahun keatas!

Batman yang di-reboot, sejak Batman Begins lewat besutan Christopher Nolan, memang telah berubah dari Batman sebelumnya. Ini sebenarnya tidak terlalu aneh kalau kita tahu film2 psikologis yang pernah disutradarai Nolan seperti Memento dan Insomnia yang banyak mendapat pujian. Ditambah lagi dengan casting yang luar biasa. Christian Bale nampaknya mulai menapaki karir sebagai salah satu aktor muda yang layak mendapat perhatian. Begitu pula dengan tokoh penjahat di dalam seri ini. Kita semua sudah tahu kepiawaian Liam Neeson yang dalam film pertama menjadi mentor-nya Batman sebagai seorang ninja sekaligus penjahat. Begitu pula dengan Gary Oldman yang memerankan sang polisi Jim Gordon. Oldman mampu menghidupkan karakter polisi ini dengan semua dilemanya secara nyata. Maggie Gyllenhaal secara umum juga lebih baik dari karakter perempuan di seri Batman lainnya (lagi pula ia satu2nya karakter perempuan yang mati). Read the rest of this entry ?

h1

Laporan dari Festival Jajanan Bango 2008

August 11, 2008

Festival Jajanan baru saja berlangsung di plaza selatan Senayan, jum’at dan sabtu kemaren. Mulanya saya ingin menyambanginya hari jumat sore sekalian mencoba peruntungan untuk mendapatkan jatah kambing guling gratis sebanyak 80 ekor (yang katanya masuk MURI, yang makin lama makin gak jelas kriteria rekornya, kalau bisa satu orang ngabisin 80 ekor kambing guling mestinya baru layak masuk rekor). Tapi akhirnya saya baru sempat datang keesokan harinya, itu pun udah agak malam.

Pertama masuk ke lokasi, kesannya rame banget. Untung di pintu masuk udah ada tenda informasi yang memberikan denah tenda, dan berbekal berburu di website, saya sudah tahu stan mana yang mau saya tuju: gabus pucung dan beautika (masakan menado). Begitu menuju stan gabus pucung, saya langsung kecewa karena gabus pucungnya habis. Langsung saya menuju stan berikutnya, beautika. Sayangnya stannya tidak seperti yang saya bayangkan, menunya tidak selengkap rumah makan menado yang saya bayangkan (mana mahal banget lagi, cuma secuil tumis bunga pepaya dan abon cakalang seharga 25 ribu!). Tapi ya sudahlah keburu laper dan melihat antrian tempe mendoan di sebelah yang panjang buaannget bikin ilang selera, akhirnya beli juga. Read the rest of this entry ?

h1

Red Cliff, Part 1

August 6, 2008

Film ini sudah lama kunantikan, dengan ekspektasi yang berlebihan kalau boleh dibilang. Pertama, karena ia disutradarai oleh John Woo, salah seorang sutradara action terbaik saat ini. Kedua, ini adalah sebuah film epik yang berdasarkan salah satu legenda Cina yang paling tersohor, Samkok, kisah tiga kerajaan.

Yang perlu dicermati dari film ini, adalah ia mengambil setting di salah satu pertempuran yang paling menentukan, sebuah titik simpul dalam kisah Samkok, yaitu pertempuran di tebing merah, atau Chi Bi. Untuk kronologis sejarah perang ini (khususnya dari sudut pandang Sun Quan) bisa dilihat di sini.

Sayangnya film ini tidak memenuhi ekspektasi saya. Memang Samkok adalah sebuah epik yang terlalu singkat sekedar dibuat dalam satu atau dua film, sehingga sutradara dan penulis naskah hanya bisa mengambil satu titik saja. Yang dilupakan oleh John Woo adalah latar belakang dari pertempuran ini. John Woo terlalu berlama-lama dengan adegan Zhou Yu (yang menurut saya banyak yang bisa dicut). Mungkin maksudnya adalah untuk memberi gambaran manusiawai pada sosok Zhou Yu, namun akhirnya gambaran besar cerita yang malah dikorbankan. Pertempuran Chibi yang merupakan invasi ke Cina Selatan menjadi sekedar cerita obsesi Cao Cao untuk memperistri wanita paling cantik di Cina Xiao Qiao yang telah menjadi istrinya Zhou Yu. Read the rest of this entry ?