h1

Kungfu Panda, isn’t it cute?

July 11, 2008

Saya termasuk yang agak terlambat nonton film Kung Fu Panda. Pertama, kupikir judulnya kurang mengundang, terlalu stereotype, dan tidak mengundang. Tapi belakangan akhirnya aku nonton juga, karena tidak ada tontonan lain dan kebetulan juga antriannya sudah tidak separah di awalnya.

Saya memang mulanya tidak terlalu berharap dengan film ini, namun di luar dugaan, film ini jauh melebihi ekspektasi. Aku memang selama ini hanya mempercayai PIXAR sebagai pembuat film animasi yang berbobot. Di luar itu aku skeptis. Namun tim pembuat film ini ternyata bisa menepis itu.

Satu hal yang bisa kukatakan untuk film ini, lucu luar biasa! Dan ia lucu pada beberapa level. Ia bisa saja menghibur seorang anak kecil dengan komedi slapsticknya, namun dengan dialognya yang kocak dan absurd juga bisa membuat seorang dewasa terpingkal2. Di sinilah kelebihan film ini.

Sinematografi film ini juga patut diacungi jempol, terutama pada adegan2 di awal film. Sudut kamera yang tidak biasa pada film kartun juga patut dipuji. Dan kredit terbesar sepertinya harus diberikan kepada para pengisi suara, terutama pada Jack Black sebagai pengisi suara Po, sang Panda.

Cerita film ini sebetulnya biasa2 saja, namun kemasannya membuatnya sebuah film yang sangat menghibur. Mungkin ia bukan film terbaik, namun ia jelas sangat menghibur. Dan untuk konsumsi liburan, film ini pas sekali.

Total: 3.5/5

Sinematografi: 4/5

Cerita: 2/5

Voice acting: 4/5

One comment

  1. I agreed with you



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: