<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Semua review untuk kemudahan Anda</title>
	<atom:link href="http://semuareview.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://semuareview.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Nov 2009 02:25:26 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='semuareview.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/d2eff9d6dba07de7eb9a5e269a93b95b?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Semua review untuk kemudahan Anda</title>
		<link>http://semuareview.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>9, yang lebih layak diberi 6</title>
		<link>http://semuareview.wordpress.com/2009/11/11/9-yang-lebih-layak-diberi-6/</link>
		<comments>http://semuareview.wordpress.com/2009/11/11/9-yang-lebih-layak-diberi-6/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 02:25:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oni Suryaman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[apocalyptic]]></category>
		<category><![CDATA[resensi film]]></category>
		<category><![CDATA[sci-fi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://semuareview.wordpress.com/?p=488</guid>
		<description><![CDATA[Film ini memasang label yang pendek sekali, sehingga membuat kita bertanya-tanya tentang apa isinya. 9, itu saja. Namun dalam beberapa adegan awal, 9 tidak lagi menjadi sebuah magic label, karena sudah terjelaskan, meskipun kesimpulan akhirnya (yang agak mengecewakan tetap dipasang di akhir cerita).
9 adalah cerita tentang 9 makhluk (yang tidak jelas makhluk apaan) di tengah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=semuareview.wordpress.com&blog=2189973&post=488&subd=semuareview&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-489" title="9" src="http://semuareview.files.wordpress.com/2009/11/9.jpg?w=140&#038;h=207" alt="9" width="140" height="207" />Film ini memasang label yang pendek sekali, sehingga membuat kita bertanya-tanya tentang apa isinya. 9, itu saja. Namun dalam beberapa adegan awal, 9 tidak lagi menjadi sebuah <em>magic label</em>, karena sudah terjelaskan, meskipun kesimpulan akhirnya (yang agak mengecewakan tetap dipasang di akhir cerita).</p>
<p>9 adalah cerita tentang 9 makhluk (yang tidak jelas makhluk apaan) di tengah dunia pos-apokaliptik dimana tidak ada satu pun manusia (dan kayaknya binatang juga) tersisa, menyisakan mesin-mesin otonom yang menjelahi dunia yang hancur.</p>
<p>Gambar-gambarnya terus terang cukup menawan. Hanya saja gambarnya tidak disertai dengan cerita yang kuat. Film ini seperti dibuat tanpa tujuan (kecuali untuk menciptakan <em>action </em>yang menjadi porsi utama dari cerita).<span id="more-488"></span></p>
<p>Penggunaan gender di dalam makhluk (yang meskipun dijelaskan di akhir film) juga terasa mengganggu. Penggunaan gender di dalam WALL-E terasa lebih <em>smooth </em>dan tidak terasa dipaksakan.</p>
<p>Beberapa orang mencoba menyamakan film ini dengan Lord of the Rings, Fellowship of the Rings, namun aku tidak setuju dengan itu. LOTR menawarkan kompleksitas cerita yang utuh, yang tidak ditemui dalam film ini. Yang mirip hanya segerombolan boneka yang melakukan perjalanan menuju sebuah pabrik (?) yang mirip Mordor. Sisanya tidak mirip sama sekali.</p>
<p>Yang paling mengecewakan adalah memang ceritanya. Tidak ada satu keutuhan yang bisa menghubungkan apa maksud sang ilmuwan yang mencoba &#8220;menyelamatkan kemanusiaan&#8221; dengan menciptakan boneka2 robot tersebut. Ini tidak matching dengan tema apokaliptik yang paling tidak bisa diarahkan ke dua hal: harapan akan dunia baru (seperti pada <a href="http://semuareview.wordpress.com/2008/08/19/wall-e-and-eve-extraordinar-e-movi-e/" target="_blank">WALL-E</a> dan <a href="http://semuareview.wordpress.com/2009/04/16/knowing-pengetahuan-adalah-kutukan/" target="_blank">Knowing</a> misalnya), atau kehancuran total tanpa harapan. Film ini tidak memberikan apa-apa.</p>
<p>Sehingga film ini lebih layak diberi 6 ketimbang 9. (karena paling tidak <em>action</em>-nyatidak membuatku muntah seperti film <a href="http://semuareview.wordpress.com/2009/06/30/transformers-2-the-fall-of-michael-bay/" target="_blank"><em>you-know-what</em></a>)</p>
<p>Film: 3/5</p>
<p>Sutradara: 2.5/5</p>
<p>Skrip: 3/5</p>
<p>Visual: 4/5</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/semuareview.wordpress.com/488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/semuareview.wordpress.com/488/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/semuareview.wordpress.com/488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/semuareview.wordpress.com/488/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/semuareview.wordpress.com/488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/semuareview.wordpress.com/488/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/semuareview.wordpress.com/488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/semuareview.wordpress.com/488/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/semuareview.wordpress.com/488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/semuareview.wordpress.com/488/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=semuareview.wordpress.com&blog=2189973&post=488&subd=semuareview&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://semuareview.wordpress.com/2009/11/11/9-yang-lebih-layak-diberi-6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/523d7f233d9b223395d87e1b2bca5bb4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Oni</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://semuareview.files.wordpress.com/2009/11/9.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">9</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ruma Maida</title>
		<link>http://semuareview.wordpress.com/2009/11/02/ruma-maida/</link>
		<comments>http://semuareview.wordpress.com/2009/11/02/ruma-maida/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 08:12:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oni Suryaman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[film indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[resensi film]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://semuareview.wordpress.com/?p=481</guid>
		<description><![CDATA[Film ini diluncurkan bersamaan dengan Sumpah Pemuda. Dari tanggal peluncurannya saja, kita tentu bisa menangkap makna apa yang mau diusung film ini.
Film ini memang film yang tidak biasa. Ia berani mengambil sebuah posisi yaitu pada sejarah kecil (walaupun fiktif), bukan pada sejarah besar yang memberi pengaruh besar pada perjalanan bangsa. Ia hanya menggambarkan kisah satu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=semuareview.wordpress.com&blog=2189973&post=481&subd=semuareview&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-482" title="rumamaida" src="http://semuareview.files.wordpress.com/2009/11/rumamaida.jpg?w=140&#038;h=203" alt="rumamaida" width="140" height="203" />Film ini diluncurkan bersamaan dengan Sumpah Pemuda. Dari tanggal peluncurannya saja, kita tentu bisa menangkap makna apa yang mau diusung film ini.</p>
<p>Film ini memang film yang tidak biasa. Ia berani mengambil sebuah posisi yaitu pada sejarah kecil (walaupun fiktif), bukan pada sejarah besar yang memberi pengaruh besar pada perjalanan bangsa. Ia hanya menggambarkan kisah satu orang, namun bagaimanapun, kisah tersebut, meskipun terlihat sepele sangatlah berarti pada orang tersebut.</p>
<p>Ia dengan berani membuat film dengan dua plot, masa lalu dan masa kini, yang dijalankan secara paralel. Ini adalah sebuah teknik yang sulit. Secara ide cerita, saya rasa ini sudah oke banget. Di sini terlihat kepiawaian Ayu Utami sebagai seorang penulis yang sudah makan asam garam.<span id="more-481"></span></p>
<p>Sayangnya film ini seperti sebuah makanan yang enak, dengan resep yang pas, tapi tukang masaknya kurang ahli. Ide ceritanya sangat menarik, castingnya juga lumayan. Semuanya sudah pada tempatnya, tinggal bagaimana sang sutradara meramunya. Sutradara gagal membuat emosi penonton masuk ke dalam film ini. Mungkin yang salah adalah ilustrasi musiknya (lagu2 NAIF kayaknya gagal membangun suasana), mungkin juga gagal memasukkan shot2 yang bisa mengikat dari satu adegan ke adegan lain. Mungkin juga kekurangan gong pada adegan akhir. Film ini bisa dibuat lebih baik lagi.</p>
<p>Kalaupun mau dilihat kelemahan yang paling mendasar, justru terdapat pada dua aktor utama, yang belum bisa mengembangkan karakternya dengan tepat. Mereka masih terlihat akting, belum menjiwai. Lumayanlah, tapi untuk bisa mengoyak emosi penonton, belum.</p>
<p>PS: Satu hal yang membuat saya yakin film ini skripnya dibuat Ayu Utami. Ia memasukkan adegan dua orang sedang jogging di atas <em>treadmill </em>dan berdialong. Katanya latihan kebugaran bisa membuat sel2 otak lebih bertumbuh. Ini Ayu Utami banget, yang keranjingan berolahraga karena berpikir bahwa dengan berolahraga ia bisa bertambah pintar.</p>
<p>Film: 3.5/5</p>
<p>Skrip: 3.5/5</p>
<p>Sutradara: 3/5</p>
<p>Akting: 3/5</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/semuareview.wordpress.com/481/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/semuareview.wordpress.com/481/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/semuareview.wordpress.com/481/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/semuareview.wordpress.com/481/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/semuareview.wordpress.com/481/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/semuareview.wordpress.com/481/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/semuareview.wordpress.com/481/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/semuareview.wordpress.com/481/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/semuareview.wordpress.com/481/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/semuareview.wordpress.com/481/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=semuareview.wordpress.com&blog=2189973&post=481&subd=semuareview&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://semuareview.wordpress.com/2009/11/02/ruma-maida/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/523d7f233d9b223395d87e1b2bca5bb4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Oni</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://semuareview.files.wordpress.com/2009/11/rumamaida.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">rumamaida</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The Last Legion</title>
		<link>http://semuareview.wordpress.com/2009/11/02/the-last-legion/</link>
		<comments>http://semuareview.wordpress.com/2009/11/02/the-last-legion/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 04:43:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oni Suryaman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[action]]></category>
		<category><![CDATA[resensi film]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://semuareview.wordpress.com/?p=477</guid>
		<description><![CDATA[Jarang ada sebuah film atau cerita yang mencoba membuat interpretasi ulang terhadap sebuah legenda. Film ini adalah salah satunya. Sayangnya penggarapannya tidak terlalu total sehingga menjadi serba tanggung.
Film ini mencoba menghubungkan kekaisaran Romawi dengan legenda Raja Arthur. Ia memulainya dengan tumbangnya kerajaan Romawi Barat oleh suku Goth, kisah pelarian kaisar terakhirnya sampai ke Inggris, dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=semuareview.wordpress.com&blog=2189973&post=477&subd=semuareview&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-479" title="lastlegion" src="http://semuareview.files.wordpress.com/2009/11/lastlegion.jpg?w=140&#038;h=200" alt="lastlegion" width="140" height="200" />Jarang ada sebuah film atau cerita yang mencoba membuat interpretasi ulang terhadap sebuah legenda. Film ini adalah salah satunya. Sayangnya penggarapannya tidak terlalu total sehingga menjadi serba tanggung.</p>
<p>Film ini mencoba menghubungkan kekaisaran Romawi dengan legenda Raja Arthur. Ia memulainya dengan tumbangnya kerajaan Romawi Barat oleh suku Goth, kisah pelarian kaisar terakhirnya sampai ke Inggris, dan bagaimana mereka akhirnya mereka meletakkan dasar bagi Arthur di Inggris.<span id="more-477"></span></p>
<p>Awal ceritanya cukup meyakinkan. Namun sayangnya plot berjalan terlalu biasa dan semuanya berjalan terlalu mulus sesuai rencana. Penjahatnya kurang digjaya dan terlalu mudah dikalahkan dan jagoannya terlalu beruntung. Sehingga secara keseluruhan film ini menjadi kurang heroik. Penokohannya juga kurang mendalam.  Semuanya terkesan sekali lalu, dan tokoh2nya klise semua.</p>
<p>Mungkin ini karena film ini terlalu disetting sebagai sebuah film PG13 dari awal, sehingga ia dibuat lebih mirip sebuah <em>fairy tale</em> ketimbang dibuat realistis.</p>
<p>Satu2nya point menarik dari film ini adalah penampilan Aishwarya Rai. Aktingnya memang biasa2 saja, tapi kecantikannya memang luar biasa&#8230;</p>
<p>Secara keseluruhan memang tidak buruk2 amat, namun terlalu biasa, dan terlalu kanak2 sehingga sulit untuk memuaskan penonton dewasa. Bagi yang suka genre seperti ini lebih bagus nonton film seperi <a href="http://www.imdb.com/title/tt0244353/" target="_blank">The Mists of Avalon</a>, yang lebih mendalam ceritanya, walaupun mungkin tidak historis.</p>
<p>Film: 3/5</p>
<p>Akting: 2.5/5</p>
<p>Sutradara: 3/5</p>
<p>Skrip:  3/5</p>
<p>&nbsp;</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/semuareview.wordpress.com/477/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/semuareview.wordpress.com/477/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/semuareview.wordpress.com/477/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/semuareview.wordpress.com/477/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/semuareview.wordpress.com/477/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/semuareview.wordpress.com/477/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/semuareview.wordpress.com/477/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/semuareview.wordpress.com/477/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/semuareview.wordpress.com/477/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/semuareview.wordpress.com/477/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=semuareview.wordpress.com&blog=2189973&post=477&subd=semuareview&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://semuareview.wordpress.com/2009/11/02/the-last-legion/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/523d7f233d9b223395d87e1b2bca5bb4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Oni</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://semuareview.files.wordpress.com/2009/11/lastlegion.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lastlegion</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Inglourious Basterd, Ingloriously Good!</title>
		<link>http://semuareview.wordpress.com/2009/10/28/inglourious-basterd-ingloriously-good/</link>
		<comments>http://semuareview.wordpress.com/2009/10/28/inglourious-basterd-ingloriously-good/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 04:51:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oni Suryaman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[action]]></category>
		<category><![CDATA[quentin tarantino]]></category>
		<category><![CDATA[resensi film]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://semuareview.wordpress.com/?p=471</guid>
		<description><![CDATA[Quentin Tarantino kembali bikin gara-gara. Kali ini dengan film Inglourious Basterds, sebuah film dengan ejaan aneh, yang mirip dengan sebuah film yang dirilis tahun 1978 dengan judul Inglorious Bastard (dengan ejaan yang benar). Mungkin film ini adalah sebuah film dedikasi kepada film pendahulunya, tapi saya belum sempat mengeceknya.
Film ini sungguh unik. Di satu pihak kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=semuareview.wordpress.com&blog=2189973&post=471&subd=semuareview&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-472" title="inglourious" src="http://semuareview.files.wordpress.com/2009/10/inglourious.jpg?w=140&#038;h=207" alt="inglourious" width="140" height="207" />Quentin Tarantino kembali bikin gara-gara. Kali ini dengan film Inglourious Basterds, sebuah film dengan ejaan aneh, yang mirip dengan sebuah film yang dirilis tahun 1978 dengan judul <a href="http://www.imdb.com/title/tt0076584/" target="_blank">Inglorious Bastard</a> (dengan ejaan yang benar). Mungkin film ini adalah sebuah film dedikasi kepada film pendahulunya, tapi saya belum sempat mengeceknya.</p>
<p>Film ini sungguh unik. Di satu pihak kita disuguhkan oleh kehebatan sebuah pasukan paramiliter yang bergerak di bawah tanah secara gerilya. Namun di pihak lain, ia menyuguhkan sebuah film yang penuh dengan rencana yang gagal dan juga absurditas, tanpa jatuh menjadi sebuah film komedi. Di sinilah letak kejeniusan Quentin Tarantino sebagai penulis sekaligus sutradara film ini.<span id="more-471"></span></p>
<p>Ceritanya mengalir dari terbentuknya sebuah pasukan khusus orang Yahudi yang mau membalas dendam kepadaJerman dengan menyusup dan membantai pasukan Jerman di dalam daerah pendudukan mereka sendiri. Mulanya semua berjalan lancar dan mereka pun menjadi hantu yang menakutkan. Sampai akhirnya mereka terlibat sebuah operasi rahasia yang membuat semuanya menjadi berantakan&#8230; atau malah sangat berhasil (?).</p>
<p>Film ini sungguh unik karena menjadikan kegagalan sebagai sebuah cerita, tanpa menjadi sebuah melodrama tragedi atau komedi. Kita ibarat menonton sebuah skenario gagal. Ini sungguh menyegarkan karena hampir seluruh film yang lain selalu menggambarkan situasi dimana sang tokoh protagonis selalu berhasil dengan segala rencananya yang rumit dan daya tahannya yang luar biasa. Ini semua tidak akan Anda jumpai dalam film ini. Bersiaplah menerima kejutan demi kejutan yang mungkin membuat Anda tertawa atau mengernyitkan dahi.</p>
<p>Akting para pemain cukup meyakinkan di saat mereka jatuh ke dalam situasi yang absurd. Terutama sekali aktor Jerman Christoph Waltz yang menjadi sang tentara &#8220;detektif&#8221; yang dengan tajam menganalisis segala sesuatu.</p>
<p>Film ini cukup berdarah, walaupun ia bukan sebuah film yang mengumbar kekerasan secara tidak perlu. Namun bagaimana pun ini adalah sebuah film <em>strictly </em>17 tahun ke atas, seperti halnya film2 Quentin Tarantino lainnya.</p>
<p>Sungguh film ini layak tonton, terutama untuk merayakan absurditas! Lupakan logika, dan nikmati saja suguhannya.</p>
<p>Film: 4/5</p>
<p>Sutradara: 4/5</p>
<p>Skrip: 4/5</p>
<p>Akting: 4/5</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/semuareview.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/semuareview.wordpress.com/471/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/semuareview.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/semuareview.wordpress.com/471/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/semuareview.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/semuareview.wordpress.com/471/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/semuareview.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/semuareview.wordpress.com/471/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/semuareview.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/semuareview.wordpress.com/471/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=semuareview.wordpress.com&blog=2189973&post=471&subd=semuareview&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://semuareview.wordpress.com/2009/10/28/inglourious-basterd-ingloriously-good/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/523d7f233d9b223395d87e1b2bca5bb4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Oni</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://semuareview.files.wordpress.com/2009/10/inglourious.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">inglourious</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surrogate Sucks</title>
		<link>http://semuareview.wordpress.com/2009/10/06/surrogate-sucks/</link>
		<comments>http://semuareview.wordpress.com/2009/10/06/surrogate-sucks/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2009 23:09:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oni Suryaman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[resensi film]]></category>
		<category><![CDATA[sci-fi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://semuareview.wordpress.com/?p=467</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah salah satu film sci-fi paling buruk yang pernah kutonton. Sebenarnya mungkin film ini tidak buruk2 amat, tapi karena sci-fi adalah sebuah genre yang pakai otak, sebuah film yang tidak memakai otak di dalam genre ini menjadi tak termaafkan.
Film ini sebenarnya dimulai dengan premis yang menjanjikan. Andaikan seluruh hidup kita bisa digantikan dengan robot [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=semuareview.wordpress.com&blog=2189973&post=467&subd=semuareview&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-468" title="surrogate" src="http://semuareview.files.wordpress.com/2009/10/surrogate.jpg?w=140&#038;h=207" alt="surrogate" width="140" height="207" />Ini adalah salah satu film sci-fi paling buruk yang pernah kutonton. Sebenarnya mungkin film ini tidak buruk2 amat, tapi karena sci-fi adalah sebuah genre yang pakai otak, sebuah film yang tidak memakai otak di dalam genre ini menjadi tak termaafkan.</p>
<p>Film ini sebenarnya dimulai dengan premis yang menjanjikan. Andaikan seluruh hidup kita bisa digantikan dengan robot (a.k.a <em>Surrogate</em>), kita dengan enak hanya tinggal di rumah. Ini semacam menyindir kehidupan modern sekarang di mana orang bisa berhubungan satu sama lain dengan avatar (lewat facebook, YM, BB, dll). Begitu pula dengan game online dimana kita seolah2 memiliki hidup &#8220;yang lain&#8221;, dan di sana kita bisa menjadi siapa saja. Bayangkan kalau seluruh hidup anda dilakukan seperti itu, ibarat anda main game online, masuk ke dalam dunia <a href="http://thesims.ea.com/" target="_blank"><em>The Sims</em> <em>Online</em></a> (atau yang lebih canggih <a href="http://secondlife.com/" target="_blank"><em>Second Life</em></a>), 24 jam sehari.<span id="more-467"></span></p>
<p>Namun justru di situlah kejatuhan film ini. Penulisnya (entah penulis novel grafisnya juga seperti itu saya tidak tahu) tidak memikirkan konsekuensi dari ide cerita ini, yang membuat kita selaku penontonnya bisa percaya. Dikatakan bahwa dengan memakai Surrogate kejahatan berkurang lebih dari 90%. Ini tidak bisa dipercaya. Hanya dengan berganti memakai robot, kejahatan alih2 berkurang, bahkan semakin bertambah. Apalagi dengan pemakai robot yang selalu tinggal di rumah, kejahatan pembunuhan atau pencurian dengankekerasan di dalam rumah menjadi semakin mungkin. Lagi pula, bukankah lebih mudah kita melakukan kejahatan dengan robot ketimbang dengan badan sendiri. Memang kemudian di dalam cerita digambarkan ada <em>hacker </em>di kepolisian yang bisa menghentikan Surrogate sebelum mereka melakukan kejahatan, tapi itu bukanlah ide dari pembuat Surrogate, melainkan <em>hacker </em>yang bisa menembus sistem, dengan kata lain itu bukan<em> by design</em>. <em>Hacker </em>lain dengan mudah mem-bypass perintah itu dan membuat Surrogate-nya tidak bisa dimatikan dari luar.</p>
<p>Bagaimana pula dengan orang yang memakai Surrogate tanpa henti. Mereka bahkan tidak melakukan kegiatan fisik, hanya tiduran dan <em>plug in</em> dengan dunia Surrogate-nya. Bahkan di dalam filmnya tidak ada digambarkan adegan orang makan! Jangankan dengan kenyataan yang digambarkan di dalam film, dengan bermain game online 24 jam penuh saja, badan sudah sakit dan dipastikan dalam 1 minggu orang bisa mati, seperti yang sudah terjadi!</p>
<p>Surrogate mungkin lebih masuk akal kalau dipakai sekali2, misalnya untuk melakukan ekstrim sport tanpa membahayakan fisik. Atau melakukan eksplorasi berbahaya seperti naik tebing atau <em>diving</em>. Di luar itu siapa coba yang mau memakai Surrogate untuk menggantikan diri asli kita liburan di Hawaii, merasakan deburan ombak dan panasnya matahari Hawaii. Atau bisa juga dipakai untuk aplikasi militer, karena lebih masuk akal untuk mengorbankan robot ketimbang operatornya yang manusia beneran. Tetapi dengan hanya dipakai sekali2, berarti ide film ini akan berubah total, yang justru mengandalan cerita 90 persen lebih manusia memakai Surrogate.</p>
<p>Adanya koloni penolak Surrogate, yang tidak boleh dimasuki oleh Surrogate juga tidak masuk akal. Jelas bahwa Surrogate secara fisik lebih kuat dari manusia biasa. Mereka yang lebih kuat, hampir pasti tidak akan memberikan kekuasaan kepada yang lebih lebih. Lebih masuk akal mereka itu semua masuk ke kamp tawanan, atau paling tidak semacam reservasi Indian, dan semua aktivitas mereka dibatasi. Tidak mungkin pemerintah tidak bisa menembus koloni para <em>dread </em>(anti-surrogate) yang hanya bersenjata senapan biasa.</p>
<p>Bagaimana pula dengan anak2 dan sekolah. Di dalam film ini digambarkan (secara konyol) seorang pemakai Surrogate yang mati ketika sedang berbaring di asrama kampusnya. Dengan Surrogate, asrama bahkan tidak diperlukan karena semua orang bisa tinggal di rumah, dan Surrogate-nya yang tinggal di asrama.</p>
<p>Di film ini juga tidak digambarkan bagaimana orang berkembang biak, karena tentu saja berhubungan seks dengan Surrogate tidak akan membuatkan kehamilam, atau malah tidak berasa sama sekali.</p>
<p>Dan yang paling konyol, di tengah kemajuan teknologi seperti itu, kita masih pakai USB?</p>
<p>Film: 2.5/5</p>
<p>Akting: 3/5</p>
<p>Skrip: 2/5</p>
<p>Sutradara: 2.5/5</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/semuareview.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/semuareview.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/semuareview.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/semuareview.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/semuareview.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/semuareview.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/semuareview.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/semuareview.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/semuareview.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/semuareview.wordpress.com/467/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=semuareview.wordpress.com&blog=2189973&post=467&subd=semuareview&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://semuareview.wordpress.com/2009/10/06/surrogate-sucks/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/523d7f233d9b223395d87e1b2bca5bb4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Oni</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://semuareview.files.wordpress.com/2009/10/surrogate.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">surrogate</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hangover, sebuah Komedi Gaya Baru</title>
		<link>http://semuareview.wordpress.com/2009/09/16/hangover-sebuah-komedi-gaya-baru/</link>
		<comments>http://semuareview.wordpress.com/2009/09/16/hangover-sebuah-komedi-gaya-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 02:58:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oni Suryaman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[komedi]]></category>
		<category><![CDATA[resensi film]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://semuareview.wordpress.com/?p=460</guid>
		<description><![CDATA[Hollywood sebenarnya sudah mati ide. Sudah lama tidak ada komedi baru, semenjak era Nora Ephron yang merajai komedi romantis ala When Harry Met Sally, Sleepless in Seattle, lalu diteruskan oleh era komedi &#8220;menjurus&#8221; Farelly Brothers ala There&#8217;s Something About Mary, lalu komedi jorok ala American Pie, dan yang paling parah adalah komedi parodi Wayans Brothers dari Scary [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=semuareview.wordpress.com&blog=2189973&post=460&subd=semuareview&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-461" title="hangover" src="http://semuareview.files.wordpress.com/2009/09/hangover.jpg?w=140&#038;h=215" alt="hangover" width="140" height="215" />Hollywood sebenarnya sudah mati ide. Sudah lama tidak ada komedi baru, semenjak era Nora Ephron yang merajai komedi romantis ala <a href="http://www.imdb.com/title/tt0098635/" target="_blank">When Harry Met Sally</a>, <a href="http://www.imdb.com/title/tt0108160/" target="_blank">Sleepless in Seattle</a>, lalu diteruskan oleh era komedi &#8220;menjurus&#8221; Farelly Brothers ala <a href="http://www.imdb.com/title/tt0129387/">There&#8217;s Something About Mary</a>, lalu komedi jorok ala <a href="http://www.imdb.com/title/tt0163651/" target="_blank">American Pie</a>, dan yang paling parah adalah komedi parodi Wayans Brothers dari <a href="http://www.imdb.com/title/tt0175142/" target="_blank">Scary Movie </a>(yang sebenarnya lumayan menyegarkan) sampai <a href="http://www.imdb.com/title/tt1213644/" target="_blank">Disaster Movie</a> yang bikin muntah. Setelah itu praktis semua komedi mirip2, gak ada inovasi baru. Kehadiran Hangover, menjadi menyegarkan karena yang ditawarkan adalah sebuah format komedi yang berbeda, di tengah penyakit sequel dan franchise.</p>
<p>Ia sebenarnya masuk dari komedi romantis, namun kemudian berbelok tajam meninggalkan genre itu sama sekali. Jalan ceritanya menjadi sulit ditebak dan hal yang baru muncul di tengah tikungan. <span id="more-460"></span>Bagaimana mungkin kita menjelaskan tiga orang cowok yang bangun setelah mabuk semalaman, dan bangun2 di tengah hotel mewah semalam di atas $4000, kamar berantakan, ada ayam, gigi seri hilang satu, pusar ditindik, ada bayi (!) dan macan (!!) di kamar mandi?</p>
<p>Sisanya adalah kejutan dan tawa (bagi kita sebagai penonton bukan bagi mereka), dari satu kesialan ke kesialan berikutnya, yang sukar untuk dijelaskan dengan akal sehat. Meskipun akhirnya film ini berakhir dengan klise seperti halnya semua film komedi, namun bagaimanapun film ini layak mendapat acungan jempol. Dan jangan lupa, ada kejutan di akhir film, yang menjawab semua pertanyaan tak masuk akal di atas.</p>
<p>Tapi satu pertanyaan tidak terjawab. Dari mana yah datangnya ayamnya?</p>
<p> </p>
<p>Film: 3.5/5</p>
<p>Akting: 3.5/5</p>
<p>Sutradara: 3.5/5</p>
<p>Soundtrack: 4/5</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/semuareview.wordpress.com/460/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/semuareview.wordpress.com/460/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/semuareview.wordpress.com/460/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/semuareview.wordpress.com/460/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/semuareview.wordpress.com/460/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/semuareview.wordpress.com/460/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/semuareview.wordpress.com/460/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/semuareview.wordpress.com/460/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/semuareview.wordpress.com/460/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/semuareview.wordpress.com/460/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=semuareview.wordpress.com&blog=2189973&post=460&subd=semuareview&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://semuareview.wordpress.com/2009/09/16/hangover-sebuah-komedi-gaya-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/523d7f233d9b223395d87e1b2bca5bb4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Oni</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://semuareview.files.wordpress.com/2009/09/hangover.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hangover</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hurt Locker, Bukan Film Perang Biasa</title>
		<link>http://semuareview.wordpress.com/2009/09/15/hurt-locker-bukan-film-perang-biasa/</link>
		<comments>http://semuareview.wordpress.com/2009/09/15/hurt-locker-bukan-film-perang-biasa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2009 03:38:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oni Suryaman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[action]]></category>
		<category><![CDATA[film perang]]></category>
		<category><![CDATA[resensi film]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://semuareview.wordpress.com/?p=454</guid>
		<description><![CDATA[Film ini bukan film perang biasa, mengikuti tradisi film Apocalypse Now dan Full Metal Jacket. Ia tidak meletakkan perang sebagai sebuah heroisme. Ia tidak menentukan tokoh secara hitam putih, mana penjahat dan mana jagoan. Ia bahkan tidak memberikan sebuah jalan cerita, melainkan hanya beralih dari satu penjinakan bom ke penjinakan bom lainnya.
Tapi justru itulah yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=semuareview.wordpress.com&blog=2189973&post=454&subd=semuareview&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-medium wp-image-455" title="hurtlocker" src="http://semuareview.files.wordpress.com/2009/09/hurtlocker.jpg?w=146&#038;h=220" alt="hurtlocker" width="146" height="220" />Film ini bukan film perang biasa, mengikuti tradisi film <a href="http://www.imdb.com/title/tt0078788/" target="_blank">Apocalypse Now </a>dan <a href="http://www.imdb.com/title/tt0093058/" target="_blank">Full Metal Jacket</a>. Ia tidak meletakkan perang sebagai sebuah heroisme. Ia tidak menentukan tokoh secara hitam putih, mana penjahat dan mana jagoan. Ia bahkan tidak memberikan sebuah jalan cerita, melainkan hanya beralih dari satu penjinakan bom ke penjinakan bom lainnya.</p>
<p>Tapi justru itulah yang ditawarkan film ini, sebuah keseharian dari para penjinak bom, yang menghitung hari, yaitu 40 hari sebelum bisa beristirahat dan dirotasi ke tempat lain. Sebuah hidup menghitung hari, yang selalu bergulat dengan maut, yang bisa menjemput setiap saat.<span id="more-454"></span></p>
<p>Cerita ini berfokus pada seorang tokoh, bernama William James (mengingatkan pada seorang filsuf Amerika yang mendirikan aliran Pragmatisme, sekaligus salah satu bapak psikologi modern), yang diperankan secara luar biasa oleh Jeremy Renner. Ia digambarkan sebagai seorang yang terlalu &#8220;mencintai&#8221; pekerjaannya sebagai penjinak bom sehingga sampai pada taraf obsesi dan tidak mampu lagi hidup sebagai orang normal. Hidupnya hanya berarti di tengah ketegangan antara hidup dan mati dan picu bom.</p>
<p>Film ini juga menggambarkan perang tanpa tedeng aling2. Tidak ada jagoan yang tidak pernah kehabisan peluru. Atau kalau jagoan menembak musuh satu kali mati, sedangkan jagoannya harus diberondong berkali2 baru mati. Satu peluru di tempat vital cukup untuk menyudahi siapa pun.</p>
<p>Di lain pihak, ia menggambarkan rumitnya perang, di mana kita tidak mengerti bahasa yang dipakai oleh penduduk setempat. Kadang kala perbedaan bahasa bisa memicu kekerasan yang tidak perlu. Padahal masalahnya sebenarnya sederhana, saling tidak mengerti saja, namun ketidakmengertian dengan picu senjata di tangan. Ketegangan justru dibangun di atas ketidaktahuan akan siapa musuh. Setiap orang punya potensi sebagai musuh.</p>
<p>Hubungan psikologis sesama prajurit juga tidak kalah rumit, dan tidak kalah runyam. Senioritas, peraturan, dan lain2 saling silang sengkarut. Ada yang menuruti hatinya dalam kondisi sulit, dan ada yang patuh pada prosedur supaya selamat. Yang mana yang terbaik, lihat saja mana yang tetap hidup.</p>
<p>Kesemuanya ini diramu dengan piawai oleh sutradara Kathryn Bigelow. Ia memang jarang membuat film. Namun bersama dengan film ini, ia menjadi seorang sutradara yang patut diperhitungkan dalam film action yang kebetulan sepi dari sutradara bermutu.</p>
<p>Film ini adalah film perang terbaik tahun 2008, dan layak disandingkan dengan film-film perang terbaik sepanjang masa.</p>
<p>Film: 4/5</p>
<p>Akting: 4/5</p>
<p>Sutradara: 4/5</p>
<p>Action: 4/5</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/semuareview.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/semuareview.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/semuareview.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/semuareview.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/semuareview.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/semuareview.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/semuareview.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/semuareview.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/semuareview.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/semuareview.wordpress.com/454/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=semuareview.wordpress.com&blog=2189973&post=454&subd=semuareview&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://semuareview.wordpress.com/2009/09/15/hurt-locker-bukan-film-perang-biasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/523d7f233d9b223395d87e1b2bca5bb4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Oni</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://semuareview.files.wordpress.com/2009/09/hurtlocker.jpg?w=201" medium="image">
			<media:title type="html">hurtlocker</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cin(t)a, sebuah film tentang Kau, Aku dan Tu(h)an</title>
		<link>http://semuareview.wordpress.com/2009/09/08/cinta-sebuah-film-tentang-kau-aku-dan-tuhan/</link>
		<comments>http://semuareview.wordpress.com/2009/09/08/cinta-sebuah-film-tentang-kau-aku-dan-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2009 05:35:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oni Suryaman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[film indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[resensi film]]></category>
		<category><![CDATA[romance]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://semuareview.wordpress.com/?p=448</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya, sebuah film Indonesia yang memenuhi seluruh ekspektasi saya, dan lahir dari para sineas2 independen dari Bandung. Saya memang agak terlambat tahu adanya film ini mengingat liputannya yang terbatas dan juga diputar terbatas (hanya di blitz megaplex).
Film ini sungguh dibuat oleh para pecinta film, yang mengejar kesempurnaan, bukan komersialisasi film. Terlihat sekali jejak2 cinta para [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=semuareview.wordpress.com&blog=2189973&post=448&subd=semuareview&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-449" title="cinta" src="http://semuareview.files.wordpress.com/2009/09/cinta.jpg?w=139&#038;h=204" alt="cinta" width="139" height="204" />Akhirnya, sebuah film Indonesia yang memenuhi seluruh ekspektasi saya, dan lahir dari para sineas2 independen dari Bandung. Saya memang agak terlambat tahu adanya film ini mengingat liputannya yang terbatas dan juga diputar terbatas (hanya di <a href="http://blitzmegaplex.com/en/movie_detail.php?id=MOV649" target="_blank">blitz </a>megaplex).</p>
<p>Film ini sungguh dibuat oleh para pecinta film, yang mengejar kesempurnaan, bukan komersialisasi film. Terlihat sekali jejak2 cinta para pembuatnya di dalam film ini.</p>
<p>Secara tema, film ini luar biasa, ia berani mengangkat sesuatu yang tabu, cinta antara dua insan berbeda agama, yang sebenarnya semua orang tahu, tapi tak ada yang memilih untuk membicarakannya. Ia juga tidak memberikan penilaian yang klise seperti yang biasa kita lihat, melainkan mencoba menggali masalah ini secara lebih dalam, namun tetap ringan dan tidak terlalu filosofis sehingga memberatkan. <span id="more-448"></span>Saya tidak akan membocorkan dialog2 cerdas di dalam filmnya, silakan nikmati sendiri secara langsung. Btw, bener nih ni film untuk 18 tahun ke atas?</p>
<p>Pertama, skripnya luar biasa. Aku pribadi mungkin agak terganggu dengan selipan2 bhs Inggris karena itu bukan duniaku, namun aku bisa memahami kalau ini dipakai untuk menggambarkan dunia tertentu yang memang terbiasa dengan percakapan demikian. Di lain pihak jarang ada film Indo dengan skrip secerdas ini. Jadi ingat masa2 kuliah di universitas gajah duduk ini yang memiliki versi masing2 untuk Hukum Newton I dan seterusnya. Gak nyangka joke2 kurang kerjaan di masa kuliah bisa masuk ke film secara manis.</p>
<p>Kedua, casting yang <em>superb</em>, terutama untuk Jihan, pemeran Annisa. Luar biasa. Padahal kesan pertama yang muncul pada adegan pertama cukup lemah, seperti halnya cewe2 cakep sinetron lainnya. Tetapi semakin masuk ke dalam cerita, sulit untuk tidak jatuh cinta kepadanya. <em>She is truly God sent.</em></p>
<p>Untuk kameramen, terus terang aku gak nyangka, <em>shoot</em> dengan <em>extreme-close-up</em> bisa membawa efek sebagus itu untuk cerita. Angle2nya juga bagus. Kekurangan akting para debutan ini bisa tertutupi dengan cara pengambilannya. Luar biasa.</p>
<p>Terima kasih juga untuk penata musik Muhammad Betadikara, dan <em>soundtrack </em>yang dibawakan oleh Homogenic. Jenius. Lagunya bisa masuk ke dalam aura filmnya dan sungguh memperkuat aura film tersebut. Jarang ada film Indonesia yang bisa matching antara musik dan film. <em>Two tumbs up! </em>Kalau pun ada kekurangan, kayaknya di <em>sound mixing</em>, terutama di bagian2 awal yang cukup mengganggu. Tapi makin ke belakang semakin baik.</p>
<p><em>Last but not least</em>, <em>bravo</em> untuk sang sutradara, Sammira Simanjuntak, beserta seluruh <em>crew</em>. Adegan2 yang <em>off-frame</em> menurutku luar biasa. Ibu hanya dari suara, begitu juga TV yang hanya diambil suaranya. Di satu pihak menghemat budget, namun efek ke cerita justru semakin kuat. Begitu pula dengan selipan2 wawancara yang semakin memperkuat ide cerita.  Dan kemesraan yang hanya digambarkan dengan JARI! Wow! Cuma satu yang kukritik. Kayaknya semutnya masih bisa dieksplor lebih jauh lagi. Semut yang ada di melati di adegan terakhir kok kurang terasa nendang ya, padahal mestinya gongnya ada disitu. Di luar itu: <em>You are the best. You are truly God sent director, the light  in the darkness in Indonesian movie realm.</em> Terus berkarya!</p>
<p>Btw, <em>God is indeed a Director, but the ending of His/Her movie is beyond our comprehension&#8230;</em></p>
<p>Website resmi: <a href="http://www.godisadirector.com">http://www.godisadirector.com</a></p>
<p>Film: 4/5</p>
<p>Sutradara: 4.5/5</p>
<p>Skrip: 4/5</p>
<p>Kamera: 4/5</p>
<p>Musik: 4/5</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/semuareview.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/semuareview.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/semuareview.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/semuareview.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/semuareview.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/semuareview.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/semuareview.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/semuareview.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/semuareview.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/semuareview.wordpress.com/448/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=semuareview.wordpress.com&blog=2189973&post=448&subd=semuareview&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://semuareview.wordpress.com/2009/09/08/cinta-sebuah-film-tentang-kau-aku-dan-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/523d7f233d9b223395d87e1b2bca5bb4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Oni</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://semuareview.files.wordpress.com/2009/09/cinta.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">cinta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>District 9</title>
		<link>http://semuareview.wordpress.com/2009/08/31/district-9/</link>
		<comments>http://semuareview.wordpress.com/2009/08/31/district-9/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 03:04:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oni Suryaman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[action]]></category>
		<category><![CDATA[district 9]]></category>
		<category><![CDATA[resensi film]]></category>
		<category><![CDATA[sci-fi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://semuareview.wordpress.com/?p=442</guid>
		<description><![CDATA[Film ini cukup mengundang dengan memasang nama Peter Jackson, walaupun hanya sebagai produser. Trailernya pun cukup mengundang, dengan gaya mockumentary. Tampilan Tapi apakah filmnya benar sebagus itu?
Film ini dibuat dengan gaya dokumenter dengan sudut pandang seorang tokoh bernama Wikus van de Merwe, seorang pekerja badan MNU, semacam badan pengelola refugee alien gitu. Alien digambarkan tiba2 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=semuareview.wordpress.com&blog=2189973&post=442&subd=semuareview&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-443" title="district9" src="http://semuareview.files.wordpress.com/2009/08/district9.jpg?w=140&#038;h=207" alt="district9" width="140" height="207" />Film ini cukup mengundang dengan memasang nama Peter Jackson, walaupun hanya sebagai produser. Trailernya pun cukup mengundang, dengan gaya <em>mockumentary</em>. Tampilan Tapi apakah filmnya benar sebagus itu?</p>
<p>Film ini dibuat dengan gaya dokumenter dengan sudut pandang seorang tokoh bernama Wikus van de Merwe, seorang pekerja badan MNU, semacam badan pengelola <em>refugee </em>alien gitu. Alien digambarkan tiba2 sudah ada dibumi tanpa prolog. Bagi beberapa penonton mungkin ini mengganggu, tapi buatku itu sah2 saja mengingat bukan itu yang menjadi fokus cerita melainkan bagaimana manusia bisa menerima kedatangan makhluk asing di hadapan mereka.<span id="more-442"></span></p>
<p>Film ini bergulir dengan baik sampai terjadi sebuah insiden sewaktu si Wikus secara tidak sengaja terkontaminasi zat asing. Dari situ cerita mulai melebar dan menjadi film action biasa. Aku yang mulanya berharap film ini adalah sebuah film kritik sosial terhadap kondisi kamp pengungsian dan tentang bagaimana kita selalu sulit menerima orang asing, bergeser menjadi sebuah film dar der dor dengan senjata alien. <em>So much wasted!</em></p>
<p>Actionnya tidak buru, jalan ceritanya juga lumayan. Tapi film ini begitu <em>overrated </em>dikalangan kritikus maupun penonton. Lumayan lah, tapi gak sebagus itu. Ia tidak bisa membuat kita masuk ke dalam suasana sebuah kamp pengungsian (kecuali setengah jam pertama).</p>
<p>Mungkin sang sutradara terdesak oleh selera pasar, sehingga ia harus mengubah alur cerita setelah setengah jam pertama. Jadi penasaran dengan film pendek asli <a href="http://www.imdb.com/title/tt0813999" target="_blank"><em>Alive in Joburg</em></a> yang menjadi dasar film ini, yang dikerjakan oleh sutradara yang sama, yang banyak dipuji orang.</p>
<p>Film : 3.5/5</p>
<p>Sutradara: 3/5</p>
<p>Skrip: 3/5</p>
<p>Akting: 3.5/5</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/semuareview.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/semuareview.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/semuareview.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/semuareview.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/semuareview.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/semuareview.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/semuareview.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/semuareview.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/semuareview.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/semuareview.wordpress.com/442/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=semuareview.wordpress.com&blog=2189973&post=442&subd=semuareview&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://semuareview.wordpress.com/2009/08/31/district-9/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/523d7f233d9b223395d87e1b2bca5bb4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Oni</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://semuareview.files.wordpress.com/2009/08/district9.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">district9</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Merah Putih, Film Perang tanpa Nasionalisme</title>
		<link>http://semuareview.wordpress.com/2009/08/17/merah-putih-film-perang-tanpa-nasionalisme/</link>
		<comments>http://semuareview.wordpress.com/2009/08/17/merah-putih-film-perang-tanpa-nasionalisme/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2009 05:57:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oni Suryaman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[action]]></category>
		<category><![CDATA[film indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[film perang]]></category>
		<category><![CDATA[merah putih]]></category>
		<category><![CDATA[resensi film]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://semuareview.wordpress.com/?p=433</guid>
		<description><![CDATA[Aku benar2 mendambakan sebuah film perang pengobar nasionalisme, di tengah dirobeknya Indonesia oleh terorisme. Aku benar2 mendambakan sebuah film perang pengobar nasionalisme, di tengah komersialisasi film nasional. Aku benar2 mendambakan sebuah film perang pengobar nasionalisme, di tengah trend haru biru film islami romantis. Aku benar2 mendambakan sebuah film perang pengobar nasionalisme, di tengah film setan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=semuareview.wordpress.com&blog=2189973&post=433&subd=semuareview&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-434" title="merahputih" src="http://semuareview.files.wordpress.com/2009/08/merahputih.jpg?w=140&#038;h=211" alt="merahputih" width="140" height="211" />Aku benar2 mendambakan sebuah film perang pengobar nasionalisme, di tengah dirobeknya Indonesia oleh terorisme. Aku benar2 mendambakan sebuah film perang pengobar nasionalisme, di tengah komersialisasi film nasional. Aku benar2 mendambakan sebuah film perang pengobar nasionalisme, di tengah trend haru biru film islami romantis. Aku benar2 mendambakan sebuah film perang pengobar nasionalisme, di tengah film setan dan penebar syahwat tanpa otak. Dan semua harapan itu aku tumpukkan pada film ini, MERAH PUTIH. Mungkin harapanku terlalu besar dan aku kecewa.</p>
<p>Harapanku, dengan budget yang katanya 60 milyar, dan kru dari negeri paman Sam, paling tidak film ini bisa menyamai film seperti Tjoet Nja&#8217; Dhien, atau November 1828. Semua itu jauh panggang dari api. Film ini dengan semua kemewahan budget dan teknologinya, sekedar menjadi film perang murahan dengan budget B-movie.</p>
<p><span id="more-433"></span></p>
<p>Untuk mengobarkan nasionalisme, ketimbang menghabiskan 60 milyar, masih mending film <a href="http://semuareview.wordpress.com/2009/06/26/garuda-di-dadaku-kutahu-hari-ini-pasti-menang/" target="_blank">GARUDA DI DADAKU</a>, yang menggambarkan keinginan seorang anak untuk memakai kaus tim nasional dengan lambang garuda di dadanya. Lebih kena dan lebih nendang, tanpa pakai <em>special effect </em>yang berlebih.</p>
<p>Pertama, plot-nya <em>unbelievable</em>. Jadi penasaran siapa yang menulis skripnya. Plot filmnya sangat mirip dengan film Amerika dengan latar perang Vietnam. Jika kostum tentaranya diganti, dan juga baju orang desa dengan blangkon dan sarung diganti, pasti anda akan bilang ini adalah adegan film perang Vietnam. Tentara masuk kampung, mencari vietkong, lalu membunuhi seluruh isi kampung dan membakar seluruh kampung.</p>
<p>Lalu adegan sekolah perwira TKR. Emang ada ya sekolah perwira TKR di awal kemerdekaan (saya gak tau sih). Rasanya dalam situasi perang kemerdekaan sulit untuk membuat sekolah perwira di tempat yang aman dengan segala fasilitas barak yang baik. Lagi2 mirip film Amerika, para tentara yang lagi latihan di barak sebelum dikirim ke Vietnam. Dan yang lucu lagi ada adegan graduasi sekolah perwira TKR dengan acara gambang kromong dan dansa dansi ala kelulusan sekolah perwira Amerika. Emang kalau sekolah tentara TKR jaman itu ada kayak gitu yah. Emang sih aku gak tau tapi kok rasanya gak masuk akal ya&#8230;</p>
<p>Terus adegan film perangnya. <em>Sawi mawon</em> dengan adegan film perang jadul. Selalu adegan perangnya adalah adegan <em>ambush </em>(penyergapan maksudnya). Ada iring2an tentara lewat, terus diserang. Apa gak ada adegan lain?</p>
<p>Film ini <em>trailer</em>nya memberikan banyak pengharapan, namun akhirnya eksekusinya sangat lemah. Ide ceritanya padahal lumayan, beberapa anak muda yang bergabung dengan tentara republik dengan berbagai alasan: pengen gagah2an, cari aman, ingin berjuang dan ingin balas dendam, disatukan dalam satu semangat, Indonesia Merdeka! Penokohannya lemah, sekedar menunjukkan adegan2 kecil, dan banyak di antaranya sekedar komikal tanpa memberikan latar yang mendalam. Latar sejarahnya juga tidak jelas. Lokasi dan waktu kabur. Untuk sebuah film yang berdasarkan sejarah, latar tempat dan waktu sangat penting, supaya penonton bisa masuk ke dalam cerita. Bukan berarti semuanya harus nyata persis tanpa memberi peluang untuk fiksi, namun paling tidak harus <em>believable</em>.</p>
<p>Untuk mengobarkan nasionalisme, ketimbang menghabiskan 60 milyar, masih mending film GARUDA DI DADAKU, yang menggambarkan keinginan seorang anak untuk memakai kaus tim nasional dengan lambang garuda di dadanya.</p>
<p>Dan yang terakhir, gak dimanapun, yang namanya film perang lawan Belanda, gak Kompeni, gak NICA, yang jadi <em>nyang </em>jadi Belanda tetep Rudy Wowor!</p>
<p>Film : 2/5</p>
<p>Skenario: 1/5</p>
<p>Sinematografi: 3/5</p>
<p>Akting: 2.5/5</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/semuareview.wordpress.com/433/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/semuareview.wordpress.com/433/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/semuareview.wordpress.com/433/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/semuareview.wordpress.com/433/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/semuareview.wordpress.com/433/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/semuareview.wordpress.com/433/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/semuareview.wordpress.com/433/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/semuareview.wordpress.com/433/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/semuareview.wordpress.com/433/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/semuareview.wordpress.com/433/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=semuareview.wordpress.com&blog=2189973&post=433&subd=semuareview&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://semuareview.wordpress.com/2009/08/17/merah-putih-film-perang-tanpa-nasionalisme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/523d7f233d9b223395d87e1b2bca5bb4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Oni</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://semuareview.files.wordpress.com/2009/08/merahputih.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">merahputih</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>