Hollywood sebenarnya sudah mati ide. Sudah lama tidak ada komedi baru, semenjak era Nora Ephron yang merajai komedi romantis ala When Harry Met Sally, Sleepless in Seattle, lalu diteruskan oleh era komedi “menjurus” Farelly Brothers ala There’s Something About Mary, lalu komedi jorok ala American Pie, dan yang paling parah adalah komedi parodi Wayans Brothers dari Scary Movie (yang sebenarnya lumayan menyegarkan) sampai Disaster Movie yang bikin muntah. Setelah itu praktis semua komedi mirip2, gak ada inovasi baru. Kehadiran Hangover, menjadi menyegarkan karena yang ditawarkan adalah sebuah format komedi yang berbeda, di tengah penyakit sequel dan franchise.
Ia sebenarnya masuk dari komedi romantis, namun kemudian berbelok tajam meninggalkan genre itu sama sekali. Jalan ceritanya menjadi sulit ditebak dan hal yang baru muncul di tengah tikungan. Read the rest of this entry ?


Film ini bukan film perang biasa, mengikuti tradisi film 
Akhirnya, sebuah film Indonesia yang memenuhi seluruh ekspektasi saya, dan lahir dari para sineas2 independen dari Bandung. Saya memang agak terlambat tahu adanya film ini mengingat liputannya yang terbatas dan juga diputar terbatas (hanya di