
Inkheart
Juli 4, 2009
Film ini terlambat masuk Indonesia. Bukunya sudah terlebih dahulu beredar terjemahannya, diterbitkan oleh Gramedia. Resensi ini tidak berhubungan dengan bukunya, karena saya memang belum baca, melainkan hanya berhubungan dengan filmnya.
Ide cerita film ini sebenarnya cukup kuat: bahwa ada beberapa manusia yang dianugerahi Silvertongue, apa pun yang mereka baca dari sebuah buku cerita akan menjadi kenyataan. Tapi sayang ekplorasinya kurang mendalam. Jadinya sekedar cerita penjahat dan jagoan, dan jagoan menang pada akhirnya. Tidak ada plot yang memberi kejutan, atau ending yang menarik. Biasa…
Padahal film ini dibintangi oleh aktor yang lumayan, dan akting mereka cukup baik, seperti Paul Bettany (Da Vinci Code), Hellen Mirren (The Queen), dan Andy Serkis (Gollum). Skripnya tidak memberi peluang untuk film ini berkembang lebih baik. Tata musik juga nampaknya terlupakan dalam film ini, padahal, musik dan lagu sangat bisa menguatkan sebuah film fantasi.
Pada akhirnya, jadilah sebuah film yang biasa2 saja. Tidak jelek sih, karena ia tidak melakukan blunder2 yang membuatnya memuakkan (seperti pada Transformers 2).
Film: 3/5
Akting: 3.5/5
Skrip: 2.5/5
Sutradara: 3/5
am kenal ja…hehe
http://rischan.wordpress.com
Kebetulan aku nonton film ini setelah The Spiderwick Chronicle yg emang film fantasi remaja keren, jadinya malah inkheart kebanting abis.
Banyak fantasi masa kecilku terealisasi lwt Spiderwick tp di inkheart koq fantasinya kurang greget? Apa karena tokoh dewasanya terlalu menonjol?
yeah…biasa aja nih film. malah cenderung jelek. padahal bintang pendukungnya termasuk lumayan semua. sayang sekali.
Udah nonton juga filmnya. Bagi gue film ini kesannya nanggung banget dari berbagai segi, mungkin karena pengaruh bujet juga yang kurang memadai. Jadi pas nonton yah ga meninggalkan kesan apa2, seperti nonton sebuah film televisi atau video aja, ga seperti nonton film layar lebar.
Aku ikutan ah. Filmnya flat banget. Brendan kok akhir-akhir ini terlihat makin malas ya? Kurang ekspresif.
Tapi, katanya mo dibuatin sequelnya ya. Inkspell ato apa gitu
bujetnya sih lumayan kayaknya US$ 60 juta tapi tidak dimaksimalkan. yang menarik menurut gua adalah jalan yang ditempuh oleh mobil menuju rumah neneknya, agak aneh jalannya