h1

Sate Domba Afrika

Agustus 22, 2008

Kita semua sudah akrab dengan sate kambing, tapi kalau sate domba apalagi ditambah embel-embel afrika tentunya membuat semua orang penasaran. Dan saya barusan mendapat kesempatan untuk mencobanya di sebuah warung makan di Jl. Casablanca no.248, dekat DHL, sekitar 500 meter dari Sudirman, sejajar dengan Mal Ambasador.

Tempatnya cukup sederhana dengan papan nama yang tidak mencolok. Tetapi begitu anda masuk ke dalamnya anda akan melihat sesuatu yang tidak biasa, yaitu sate tersebut tidak dipanggang dengan cara normal dengan ditusuk, melainkan dengan potongan kecil dilumuri bumbu, lalu dimasukkan ke panci yang dipanaskan di atas bara api. Lalu pancinya digoyang2 supaya bumbu dan kematangan merata.

Harganya memang agak mahal dibandingkan dengan sate kambing biasa, yaitu 35ribu per porsi, namun seimbang dengan rasanya. Menurut yang empunya warung, resep ini memang berasal dari afrika, dan di sana biasa dimakan dengan pisang. Karena itu pula disediakan pisang goreng untuk menemani sate ini.

Menurut yang punya juga, sate ini rendah kolestorol. Dari penampakan dan rasanya memang tidak terlihat dan terasa lemak seperti halnya sate kambing. Rasanya yang empuk dan ditambah tumisan bawang bombay terasa pas di lidah. Pisang gorengnya pun pas. Saya cuma agak penasaran saja, bagaimana rasanya kalau dimakan dengan pisang mateng, bukan pisang goreng.

Satu hal lagi, salah satu cocolan yang disediakan adalah mayonaise. Kayaknya sih ini bukan asli afrika deh, mungkin inovasi pemilik warung. Kolesterolnya gak nambah dari sate, tapi dari mayonaise :p Tapi ini gak wajib disentuh kok, silakan kalau tidak mau pake mayonaise yang disuguhkan di meja.

Di samping menu sate domba juga ada sup kambing, yang kata temanku yang mencicipi rasanya ueenak tenan. Harganya juga lebih murah, cuma 15rb. Cuma saya gak sentuh, karena kolesterol!

Total: 3.5/5

Harga: 3/5

Rasa: 4/5

Tempat: 3/5

gambar diambil dari http://brandallokajaya.wordpress.com/2007/07/23/sate-domba-afrika-yang-menggoda/

2 komentar

  1. wah sate yg ga pake tusuk. Slama ini konotasi sate slalu yg ditusuk2x. Tentunya istri tidak termasuk kategori sate :)
    yg bikin penasaran koq ya dimakannya pake pisang goreng. Emang kalo dimakan pake nasi ga cocok ya :)


  2. Lokasi tepatnya dimana sih? Sejajar ambassador nya sebelum atau sesudah ambassador? Patokannya apa?
    Makasih..

    kalau dari arah karet, sebelah kiri, sebelum mal ambassador. deket kok, mungkin 100-200 meter dari karet, disebelah DHL dan warung padang. selamat hunting makanan.
    tapi kata temen2 sih sate domba afrika yang tanah abang dan gajah mada lebih enak dari yang ini. tapi belum kukunjungi.



Tinggalkan sebuah Komentar