Film ini mendapat review bagus di banyak media. Banyak yang menilainya sebagai blending antara Blair Witch Project dengan Godzilla.
Film ini memang tidak biasa. Ia seperti halnya film Blair Witch Project (BWP), diambil dari handycam yang berjalan dan bergoyang sepanjang film. Jadi kita tidak seperti melihat film biasa. Hal yang lain bisa dilihat dari tidak adanya suara tambahan seperti lagu atau ilustrasi musik. Semua suara adalah dari handycam.
Di lain pihak menyamakan film ini dengan BWP mungkin juga kurang tepat, karena kehebohan yang ditimbulkan BWP adalah karena kita sempat mengira bahwa film itu memang beneran, dokumenter, bukan film yang dibuat2, dan itu benar2 menambah skala kengerian penonton. Untuk film ini kita jelas2 tahu bahwa ini adalah fiksi. Read the rest of this entry ?


Biasanya film2 Stephen Chow memang layak untuk diberi perhatian bagi para penggemar film komedi. Ia kerap kali menciptakan genre2 film komedi yang kemudian menjadi trend setter, seperti 
Mulanya kupikir film ini ada afiliasinya dengan salah satu operator seluler, ternyata tidak. XL memang mengacu ke ukuran, yaitu ukuran “adek”. Dengan dukungan si edan Jamie Aditya aku sempat berharap dengan film ini, tetapi setelah melihat tim produksinya yang India (bukannya jelek2in, tapi what do you expect dari mereka yang menghasilkan kualitas sinetron yang elo tau lah) aku sedikit ragu.